JurnalLugas.Com – Mitsubishi Motors memperkenalkan Outlander Diamond Trail Edition 2028 menjelang pameran Specialty Equipment Market Association (SEMA) di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, pada awal November.
Varian ini mendapat sejumlah pembaruan yang berfokus pada kemampuan menjelajah medan berat, mulai dari penambahan mode berkendara Rock hingga penggunaan ban segala medan.
Kehadiran edisi khusus tersebut memperlihatkan upaya Mitsubishi memperluas pilihan kendaraan berkarakter petualangan di pasar Amerika Utara.
Perubahan tidak hanya menyasar tampilan eksterior, tetapi juga sistem penggerak dan fitur pendukung saat kendaraan melintasi permukaan berbatu maupun jalur tidak rata.
Salah satu pembaruan utama terdapat pada sistem penggerak empat roda Super-All Wheel Control (S-AWC). Teknologi ini kini dilengkapi mode Rock yang dirancang untuk membantu menjaga traksi ketika roda melewati medan berbatu.
Mode tersebut mengatur pengendalian selip roda agar kendaraan tetap memiliki cengkeraman yang lebih baik sesuai kondisi permukaan jalan. Fitur Hill Descent Control juga diaktifkan untuk membantu mengendalikan kecepatan saat mobil menuruni jalur curam.
Sistem Pemantauan Medan Mendapat Peningkatan
Mitsubishi turut membekali Outlander Diamond Trail Edition dengan tampilan informasi berkendara yang membantu pengemudi memahami kondisi kendaraan saat melewati medan sulit.
Melalui layar khusus pada panel instrumen, pengemudi dapat memantau sudut kemudi roda depan, selip pada masing-masing roda, serta intervensi sistem kontrol traksi. Informasi tersebut dapat membantu pengemudi menyesuaikan cara berkendara ketika menghadapi permukaan yang tidak rata.
Kemampuan kamera Multi-View juga ditingkatkan. Sistem kamera tersebut dapat digunakan hingga kecepatan 30 kilometer per jam, lebih tinggi dibandingkan batas 10 kilometer per jam pada model standar.
Peningkatan ini memberikan dukungan visual tambahan ketika kendaraan melintasi jalur sempit atau medan dengan kondisi permukaan yang perlu diamati secara cermat.
Bumper Baru dan Ban All-Terrain
Dari sisi desain, Outlander Diamond Trail Edition tampil dengan gril hitam matte, lampu depan beraksen gelap, serta pelek hitam berukuran 18 inci. Mitsubishi juga menggunakan ban Nexen Roadian ATX berjenis all-terrain yang dirancang untuk menghadapi beragam permukaan jalan.
Perubahan yang lebih fungsional terlihat pada desain bumper depan dan belakang. Pembaruan tersebut meningkatkan sudut pendekatan kendaraan dari 18,3 derajat menjadi 20,5 derajat. Sementara itu, sudut keberangkatan bertambah dari 22,2 derajat menjadi 23,1 derajat.
Peningkatan kedua sudut tersebut memberikan ruang lebih besar bagi kendaraan ketika menghadapi tanjakan, turunan, atau rintangan yang berpotensi membuat bagian bumper bersentuhan dengan permukaan jalan.
Bagian kabin juga memperoleh sentuhan berbeda melalui penggunaan jok abu-abu gelap dengan jahitan khaki yang dirancang tahan air.
Sejumlah aksen interior diganti dengan kombinasi hitam matte, krom gelap, dan satin gelap untuk memperkuat karakter kendaraan petualangan.
Mesin Turbo 1,5 Liter Tetap Dipertahankan
Meski mendapatkan peningkatan kemampuan untuk menghadapi medan berat, Mitsubishi tidak mengubah konfigurasi utama sistem penggeraknya.
Outlander Diamond Trail Edition 2028 tetap menggunakan mesin bensin turbo empat silinder berkapasitas 1,5 liter yang dipadukan dengan sistem mild hybrid 48 volt.
Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga 174 hp dan torsi 206 lb-ft atau sekitar 279 Nm.
Dengan konfigurasi mesin yang tetap dipertahankan, pembaruan edisi ini lebih menitikberatkan pada kemampuan traksi, pemantauan medan, perlindungan saat melintasi rintangan, dan tampilan yang mendukung karakter petualangan.
Outlander Diamond Trail Edition 2028 menjadi salah satu upaya Mitsubishi menghadirkan SUV dengan karakter lebih siap menjelajah tanpa mengubah basis mesin yang digunakan.
Detail lebih lanjut mengenai ketersediaan dan pemasaran varian ini masih perlu menunggu informasi resmi perusahaan.
Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com
(Tirta me)






