AKBP Edy Herwiyanto Dikabarkan Ditangkap Propam Terkait Premanisme, Ini Respons Polda Jatim

JurnalLugas.Com – Kabar dugaan penangkapan mantan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri masih ditelusuri.

Polda Jawa Timur belum memastikan kebenaran informasi yang beredar terkait dugaan pelanggaran wewenang tersebut.

Bacaan Lainnya

Isu itu mencuat setelah beredar narasi di media sosial yang mengaitkan Edy dengan dugaan keterlibatan dalam sebuah organisasi masyarakat (ormas).

Dalam narasi tersebut, ia juga dituding menjadi pembina dan diduga membekingi praktik premanisme. Namun, tudingan itu belum terkonfirmasi secara resmi.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan pihaknya masih meminta konfirmasi kepada Bid Propam Polda Jatim untuk memastikan informasi tersebut.

“Terima kasih atas informasinya. Kami akan mengonfirmasi hal ini kepada Bid Propam Polda Jatim,” kata Jules saat dikonfirmasi, Rabu, 28 Oktober 2026.

Polda Jatim Tunggu Hasil Konfirmasi Propam

Jules belum memberikan kepastian mengenai kabar penangkapan maupun dugaan pelanggaran yang dikaitkan dengan Edy. Karena itu, informasi yang beredar di media sosial masih perlu diverifikasi melalui keterangan resmi dari pihak berwenang.

Ia menjelaskan, pengawasan terhadap anggota Polri merupakan bagian dari mekanisme internal yang dilakukan Propam dan Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda).

Menurut Jules, pemeriksaan atau klarifikasi terhadap anggota kepolisian dapat dilakukan apabila terdapat persoalan yang perlu ditelusuri dalam pelaksanaan tugas.

“Setiap anggota Polri berada dalam pengawasan Propam dan Itwasda. Pemeriksaan atau klarifikasi merupakan bagian dari mekanisme pengawasan internal,” ujarnya.

Proses tersebut menjadi salah satu tahapan untuk memastikan apakah terdapat indikasi pelanggaran yang perlu ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Informasi yang beredar turut mengaitkan Edy Herwiyanto, yang disebut merupakan ayah dari Wali Kota Kediri, dengan dugaan hubungan terhadap sebuah ormas.

Akan tetapi, sampai ada keterangan resmi dan bukti yang dapat diverifikasi, tudingan mengenai keterlibatan maupun dugaan membekingi praktik premanisme tidak dapat dianggap sebagai fakta yang telah terbukti.

Kepastian mengenai status Edy, termasuk benar atau tidaknya kabar penangkapan oleh Propam Mabes Polri, masih menunggu hasil konfirmasi dari pihak kepolisian.

Hingga berita ini disusun, Polda Jatim belum menyampaikan keterangan final mengenai informasi tersebut.

Perkembangan selanjutnya bergantung pada hasil koordinasi dengan Bid Propam dan penjelasan resmi dari institusi terkait.

Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com

(Bowo)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Terungkap! Kurir Sabu Asal Madura Jaringan Malaysia Ditangkap di Tol Surabaya-Mojokerto Bawa 7 Kg Narkoba

Pos terkait