JurnalLugas.Com – Pemerintahan Amerika Serikat kembali membahas kemungkinan melanjutkan operasi militer terhadap Iran. Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM), Laksamana Brad Cooper, dilaporkan telah menyampaikan sejumlah opsi operasi kepada Presiden Donald Trump.
Laporan The Wall Street Journal yang mengutip sejumlah sumber menyebutkan, pengarahan tersebut berlangsung di Gedung Putih pada Kamis (29/10/2026).
Pertemuan itu turut dihadiri Menteri Perang AS Pete Hegseth dan Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari rangkaian konsultasi militer di tengah terbukanya kemungkinan eskalasi kembali dengan Teheran.
Sehari sebelumnya, pejabat militer AS juga memberikan paparan serupa kepada Wakil Presiden JD Vance di Gedung Putih.
Pembahasan opsi militer ini berlangsung setelah Trump kembali mengisyaratkan kemungkinan melanjutkan serangan terhadap Iran melalui Operasi Epic Fury.
Di sisi lain, Trump masih membuka ruang bagi penyelesaian melalui jalur diplomasi. Ia meminta pemerintah Iran kembali ke meja perundingan apabila ingin menghindari peningkatan ketegangan.
“Jika mereka cerdas, mereka akan kembali ke meja perundingan,” kata Trump.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Washington masih menempatkan perundingan sebagai salah satu kemungkinan penyelesaian.
Namun, Trump tidak menutup peluang penggunaan kekuatan militer apabila situasi tidak berkembang sesuai harapan pemerintahannya.
Hingga laporan tersebut disampaikan, belum ada keterangan mengenai keputusan akhir Trump atas opsi yang dipaparkan CENTCOM maupun kepastian waktu pelaksanaan operasi militer lanjutan.
Dengan demikian, arah kebijakan Washington terhadap Iran masih berada di antara upaya diplomasi dan kemungkinan kembali menggunakan kekuatan militer.
Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com
(Handoko)






