Dihina Donald Trump, Norwegia Justru Promosikan Toilet Umum dengan Pemandangan Spektakuler

JurnalLugas.Com – Komentar kontroversial Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Norwegia justru dimanfaatkan negara tersebut untuk membuat promosi pariwisata yang tidak biasa. Alih-alih membalas dengan pernyataan keras, badan pariwisata Norwegia memilih mengangkat keindahan toilet umum yang menawarkan panorama alam spektakuler.

Kampanye tersebut menjadi perhatian karena menggunakan sindiran terhadap ungkapan kasar yang sebelumnya dilontarkan Trump untuk menggambarkan Norwegia.

Bacaan Lainnya

Melalui Visit Norway, negara Skandinavia itu memperkenalkan sejumlah toilet umum yang memiliki desain arsitektur unik dan menawarkan pemandangan alam, mulai dari fjord hingga pegunungan.

Kampanye tersebut diberi nama Norway Makes Shithouses Great Again. Judulnya merupakan plesetan dari slogan politik Trump, Make America Great Again.

Langkah itu muncul setelah Trump melontarkan komentar bernada penghinaan terhadap Norwegia dalam acara kampanye politik di Port Huron, Michigan, Minggu (1/11/2026), menjelang pemilu sela Amerika Serikat.

Dalam pidatonya, Trump menggunakan istilah kasar untuk menggambarkan negara tersebut. Pernyataan itu kemudian dimanfaatkan Visit Norway sebagai bahan kampanye yang menarik perhatian publik.

Sindiran Trump Berujung Promosi Wisata Toilet

Visit Norway melalui media sosial memperkenalkan toilet-toilet yang dinilai memiliki keistimewaan dari sisi lokasi maupun desain bangunan.

Badan pariwisata tersebut menyampaikan bahwa Norwegia memiliki fasilitas toilet umum dengan pemandangan yang tidak biasa, bahkan disebut sebagai salah satu yang paling spektakuler di dunia.

Baca Juga  Trump Gagal Pecat Ketua The Fed? Jerome Powell Ini Penjelasan Mahkamah Agung AS

Kepala tim media sosial Visit Norway, Evgenia Egorova, mengungkapkan bahwa materi promosi tersebut sebenarnya sudah disiapkan untuk menyambut Hari Toilet Sedunia pada 19 November.

Namun, komentar Trump memberikan momentum tersendiri bagi timnya untuk kembali menggunakan materi tersebut dalam kampanye pariwisata.

Egorova mengatakan pihaknya melihat situasi itu sebagai kesempatan mengubah komentar negatif menjadi konten promosi yang mengundang perhatian.

Ia juga menyebut respons masyarakat terhadap kampanye tersebut sangat positif.

Toilet di Tepi Tebing Jadi Daya Tarik Wisata

Salah satu fasilitas yang diperkenalkan adalah toilet umum di gardu pandang Stegastein, Aurland, Norwegia.

Bangunan ini berada di tepi tebing dan menghadap langsung ke Aurlandsfjord, sebuah kawasan dengan panorama perairan yang diapit pegunungan curam.

Keunikan toilet tersebut terletak pada desain jendela besarnya. Pengunjung dapat menikmati pemandangan alam dari dalam ruangan tanpa terlihat oleh orang yang berada di luar.

Fasilitas ini juga tersedia secara gratis bagi pengunjung.

Keistimewaan Stegastein bahkan pernah mendapat pengakuan dari dunia desain. Pada 2015, situs DesignCurial menempatkannya di posisi pertama dalam daftar 10 toilet umum terbaik di dunia.

Selain Stegastein, Visit Norway turut mempromosikan Gulldassen atau Toilet Emas yang berada di Pulau Senja.

Bangunan berbentuk segitiga tersebut dibangun pada 2014 dan menjadi salah satu lokasi pemberhentian wisatawan.

Baca Juga  Donald Trump Ancam Negara BRICS Tegas China Gunakan Mata Uang Ini

Toilet-toilet itu memperlihatkan bagaimana fasilitas umum dapat dikembangkan menjadi bagian dari pengalaman wisata, bukan sekadar tempat untuk memenuhi kebutuhan dasar pengunjung.

Perselisihan Trump dan Norwegia Kembali Disorot

Komentar Trump terhadap Norwegia juga tidak terlepas dari perselisihan sebelumnya mengenai Nobel Perdamaian.

Trump diketahui pernah menyampaikan keinginannya mendapatkan penghargaan tersebut. Namun, ia juga beberapa kali menyampaikan keraguan bahwa Komite Nobel Norwegia akan memilihnya.

Ketegangan kembali menjadi perhatian setelah Nobel Perdamaian 2026 dianugerahkan kepada pakar hukum internasional Navi Pillay pada Oktober.

Hubungan pernyataan Trump dengan Norwegia juga memiliki catatan berbeda pada masa lalu. Pada 2018, ketika melontarkan komentar kontroversial mengenai sejumlah negara, Trump justru pernah menyebut Norwegia sebagai salah satu negara asal imigran yang diinginkannya.

Di tengah kontroversi tersebut, Visit Norway memilih menggunakan pendekatan humor untuk menarik perhatian dunia.

Kampanye toilet berpemandangan indah itu sekaligus memperlihatkan cara industri pariwisata memanfaatkan momentum viral untuk memperkenalkan keunikan destinasi kepada wisatawan internasional.

Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com

(Handoko)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait