JurnalLugas.Com – PT Benteng Api Technic Tbk (BATR) akan memulai debutnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 10 Juni 2024. Pada kesempatan ini, perusahaan berencana melepas 620 juta saham atau 20,50% dari modal yang ditempatkan dan disetor.
Harga penawaran umum perdana saham (IPO) ditetapkan sebesar Rp110 per saham, dengan potensi penggalangan dana mencapai Rp68,20 miliar. Sesuai prospektus yang tertera di laman e-IPO BEI, dana yang diperoleh dari IPO akan dialokasikan untuk berbagai kebutuhan perusahaan.
Secara rinci, BATR mengalokasikan 36,93% dari dana IPO untuk membeli tanah dan bangunan dari pihak terafiliasi. Selanjutnya, 9,56% akan digunakan untuk pembangunan dan perbaikan bangunan. Selain itu, 5,42% dana akan dialokasikan untuk pembelian peralatan laboratorium, dan 6,54% akan digunakan untuk membeli mesin produksi.
Bagian terbesar dari dana IPO, yakni sekitar 41,55%, akan digunakan untuk biaya operasional (OPEX), termasuk persediaan barang jadi dan bahan baku.
Selain itu, dalam aksi korporasi ini, BATR juga melaksanakan program Alokasi Saham Karyawan (Employee Stock Allocation), di mana sebanyak 6,2 juta saham atau 1,00% dari total saham yang ditawarkan dialokasikan untuk karyawan.
Perusahaan juga akan menerbitkan Waran Seri I sebanyak 620 juta saham, atau 25,78% dari total saham yang ditempatkan dan disetor, dengan harga pelaksanaan Rp300 per saham.






