JurnalLugas.Com – Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) mengalami penurunan signifikan dalam perdagangan akhir pekan terakhir. Sepanjang minggu tersebut, harga komoditas ini terus menunjukkan tren negatif.
Pada Jumat (12/7/2024), harga CPO di Bursa Malaysia untuk kontrak pengiriman September mencatatkan MYR 3.914 per ton, mengalami penurunan sebesar 0,53% dari hari sebelumnya.
Selama minggu sebelumnya, harga CPO mengalami penurunan sebesar 3,12% secara keseluruhan. Penurunan ini terjadi setelah dua pekan kenaikan berturut-turut.
Dalam kurun waktu sebulan terakhir, harga CPO tercatat mengalami penurunan sebesar 0,69%.
Penurunan harga CPO ini terutama dipicu oleh ekspektasi terhadap peningkatan produksi yang melimpah. Malaysian Palm Oil Board (MPOB) melaporkan bahwa stok CPO di Malaysia pada akhir Juni mencapai 1,83 juta metrik ton, meningkat 4,35% dibandingkan bulan Mei dan mencatatkan level tertinggi sejak Februari.
Di samping itu, tekanan harga juga datang dari penurunan harga minyak nabati lainnya. Pada akhir pekan sebelumnya, harga minyak kedelai mengalami penurunan 1,21%, sementara harga minyak rapeseed turun 0,54%.
Dengan harga minyak nabati pesaing yang lebih murah, daya tarik untuk menggunakan CPO sebagai bahan baku dalam industri dapat mengalami penurunan keuntungan.






