Netanyahu Tantang Iran Serang Israel Siap Ofensif Defensif

JurnalLugas.Com – Israel tengah meningkatkan kesiapan menghadapi kemungkinan serangan dari Iran dan sekutunya sebagai respons atas pembunuhan pejabat tinggi Hizbullah dan Hamas. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan kesiapan Israel dalam menghadapi segala skenario baik ofensif maupun defensif.

“Kami siap menghadapi skenario apa pun – baik ofensif maupun defensif,” kata Netanyahu dalam rapat kabinet pada Minggu (4/8/2024). “Israel tengah berperang di berbagai front melawan poros Iran,” tambahnya.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Perang Iran-Israel Memanas Trump Siap Kerahkan Militer AS dalam 14 Hari

Amerika Serikat (AS) telah berjanji memberikan dukungan pertahanan kepada Israel. Washington telah menempatkan satu skuadron jet tempur dan satu kapal induk di dekat wilayah Israel sebagai bentuk dukungan nyata.

Di sisi lain, Presiden AS Joe Biden mendesak Netanyahu untuk menyepakati gencatan senjata di Gaza. Negosiasi antara kedua belah pihak telah berlangsung hampir 10 bulan namun belum menghasilkan kesepakatan.

Iran bersumpah pembunuhan pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, dan komandan Hizbullah, Fuad Shukr, pekan lalu tidak akan dibiarkan begitu saja. Garis merah telah dilanggar dan serangan balasan akan dilakukan.

Negara-negara Barat seperti AS, Inggris, Kanada, dan lainnya telah mengimbau warganya untuk meninggalkan Lebanon. Prancis juga meminta warganya untuk segera keluar dari Iran sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan eskalasi konflik.

Baca Juga  Perang 12 Hari Israel Boncos Rp324 Triliun Bandara & Bursa Lumpuh

Dengan situasi yang semakin memanas, Israel dan sekutunya kini berada dalam status siaga tinggi, menunggu langkah selanjutnya dari Iran dan kelompok-kelompok yang berafiliasi dengannya.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait