JurnalLugas.Com – Seorang pria berusia 44 tahun ditemukan tewas setelah kebakaran terjadi di Potong Pasir pada Rabu, 28 Agustus. Menurut pernyataan dari pihak kepolisian, tidak ada tanda-tanda kejahatan yang terlibat dalam insiden ini.
Menurut Pasukan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF), laporan pertama diterima sekitar pukul 6.45 pagi terkait kebakaran di luar sebuah flat di Blok 107, Potong Pasir Avenue 1. Di saat yang bersamaan, polisi juga menerima panggilan darurat dari masyarakat yang meminta bantuan.
Warga setempat berhasil memadamkan api menggunakan alat pemadam sebelum tim SCDF tiba di lokasi. Namun, korban ditemukan dalam kondisi tak bergerak di luar flat dan dinyatakan meninggal di tempat oleh petugas medis. Surat kabar Lianhe Zaobao melaporkan bahwa tubuh korban ditemukan dalam kondisi hangus.
Korban kemudian diidentifikasi oleh kakaknya, Mr. Lim, sebagai Lim Min Lee. Dalam pernyataannya kepada media, Mr. Lim menggambarkan adiknya sebagai sosok yang baik hati, adil, dan setia. “Dia menikmati hidupnya dan setiap momennya tanpa beban,” ujar Mr. Lim dengan rasa kehilangan yang mendalam.
Kronologi Kejadian di Lantai Delapan Blok 107
Setelah kebakaran, lantai delapan Blok 107 dipagari oleh pihak berwenang. Situasi di lokasi terbilang sepi, hanya terlihat dua petugas yang berjaga. Bekas abu terlihat di luar flat yang telah diblokir oleh polisi.
Sekitar pukul 12.30 siang, petugas tampak memasang kain putih di ujung area yang dipagari. Terdengar tangisan keras dari luar flat, dan tak lama kemudian, petugas pemakaman membawa tubuh korban ke mobil jenazah yang sudah menunggu di bawah.
Seorang saksi mata, Kyler, yang tinggal beberapa lantai di atas blok tersebut, menyatakan bahwa ia melihat delapan kendaraan polisi di lokasi sekitar pukul 8.45 pagi. Dia juga menambahkan bahwa polisi sudah memagari tempat kejadian saat itu.
Mdm Maisah, penghuni lantai tujuh, mengatakan bahwa dia mencium bau terbakar sekitar pukul 7 pagi. Awalnya, dia mengira bau tersebut berasal dari rumahnya dan segera memeriksa apakah ada yang terbakar, namun tidak menemukan apa pun. Sementara itu, penghuni lain di lantai enam juga melaporkan mendengar teriakan sekitar pukul 5 pagi, namun tidak melihat adanya asap.
Pertanyaan dari Keluarga Korban
Mr. Lim mengungkapkan bahwa adiknya telah tinggal di flat tersebut bersama sepupunya selama satu hingga dua tahun terakhir. Menurutnya, pada pagi hari kejadian, adiknya dalam keadaan mabuk dan diantar pulang oleh seorang teman sekitar pukul 6 pagi.
Tetangga sebelah flat sempat mengeluh tentang kebisingan saat temannya mencoba mengetuk pintu. Akhirnya, temannya meninggalkan Lim Min Lee di luar flat sebelum pergi. Tak lama kemudian, terdengar teriakan dan api muncul, yang akhirnya menyebabkan korban terbakar. Hingga saat ini, keluarga korban masih belum mengetahui bagaimana kebakaran tersebut bisa terjadi.
Ibu korban menerima kabar tentang kematian anaknya dari sepupu mereka sekitar pukul 9 pagi. Meskipun sangat terpukul, Mr. Lim berusaha tetap tenang demi keluarganya. Namun, saat melihat tubuh adiknya yang hangus, dia tak bisa menahan emosinya.
Dalam kenangannya, Mr. Lim menyebut adiknya sebagai pria yang tampan, bahkan menyerupai artis Hong Kong terkenal, Andy Lau. “Kalau kamu lihat dia, dia masih terlihat seperti itu,” ucapnya dengan haru.






