Nasrallah Tegaskan Israel Dijadikan Neraka oleh Hizbullah Usai Ledakan Pager di Lebanon

JurnalLugas.Com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hizbullah, Hassan Nasrallah, pada Kamis (19 September 2024) bersumpah bahwa tindakan Israel akan dijadikan “neraka” setelah kelompoknya terkena serangan besar, ketika sebuah perangkat komunikasi meledak awal minggu ini di Lebanon.

Dalam pidato yang disiarkan televisi, Nasrallah menyatakan bahwa ledakan tersebut telah merenggut nyawa 37 orang dan melukai ribuan lainnya. Ia juga mengakui bahwa Hizbullah menerima “pukulan telak” akibat superioritas teknologi Israel yang didukung oleh Amerika Serikat, NATO, dan sekutu Barat lainnya.

Bacaan Lainnya

“Musuh Israel mencoba membunuh 5.000 orang hanya dalam waktu dua menit tanpa memedulikan apapun,” ujar Nasrallah. Ia menambahkan bahwa jumlah alat komunikasi yang digunakan oleh anggota Hizbullah sekitar 4.000, yang menunjukkan adanya niat Israel untuk sengaja membunuh ribuan orang.

Baca Juga  Serangan Israel di Lebanon, 687 Tewas Termasuk Anak & Tenaga Medis

Nasrallah menegaskan bahwa ledakan tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja. Hizbullah akan memberikan balasan yang setimpal, dengan waktu, tempat, dan sifat hukuman yang akan ditentukan oleh pihaknya sendiri.

Ia juga memperingatkan bahwa jika Israel membangun sabuk keamanan di Lebanon, “negara itu akan berubah menjadi perangkap dan neraka bagi mereka.”

Terkait investigasi ledakan, Nasrallah menyatakan bahwa beberapa komisi telah dibentuk untuk menyelidiki insiden tersebut. Hasilnya hampir dipastikan, namun mereka masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.

Nasrallah juga menyoroti dampak ledakan terhadap fasilitas kesehatan di Lebanon, terutama cedera mata yang menyebabkan tekanan besar pada rumah sakit setempat. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sebagian besar ledakan terjadi di area pemukiman sipil seperti rumah, pasar, jalan, dan rumah sakit, yang dihuni oleh warga sipil, termasuk anak-anak dan wanita.

Baca Juga  Ketegangan Iran Israel Memuncak Sekutu AS Desak Warganya Tinggalkan Lebanon

Pidato Hassan Nasrallah menggarisbawahi ketegangan yang terus meningkat antara Hizbullah dan Israel, serta dampak serius ledakan di Lebanon. Janji balasan dan peringatan yang dilontarkan oleh Nasrallah menjadi sinyal jelas bahwa situasi di kawasan tersebut berpotensi semakin memanas.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait