JurnalLugas.Com – Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, berharap kekalahan 0-1 dari LOSC Lille di ajang Liga Champions (UCL) dapat menjadi “peringatan besar” bagi timnya untuk memperbaiki performa di laga-laga mendatang. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Pierre-Mauroy, Jonathan David mencetak gol semata wayang melalui eksekusi penalti yang memastikan kemenangan bagi tim tuan rumah.
Kiper Lille, Lucas Chevalier, tampil luar biasa dengan berhasil menggagalkan lima peluang emas yang dimiliki Real Madrid, membuat tim raksasa Spanyol itu tak mampu membalikkan keadaan.
“Kami berharap kekalahan ini bisa menjadi sebuah peringatan besar,” ungkap Ancelotti, dikutip dari laman resmi klub pada Kamis, 3 Oktober 2024.
Pelatih asal Italia tersebut mengakui bahwa timnya memang tidak layak memenangkan pertandingan tersebut. Banyak kesalahan individu yang terjadi sepanjang laga, sehingga sulit bagi Real Madrid untuk mendominasi pertandingan.
“Pertandingan ini sulit untuk dinilai. Kami melakukan banyak kesalahan, baik dalam penguasaan bola, transisi, hingga intensitas permainan. Kami juga kalah dalam banyak duel,” jelas Ancelotti.
Lebih lanjut, Ancelotti menolak menjadikan jadwal padat tim sebagai alasan kekalahan. Menurutnya, kesulitan yang dihadapi Los Blancos tidak bisa sepenuhnya dibenarkan oleh padatnya jadwal kompetisi.
“Ini bukan alasan. Kami sudah sering bermain dengan jadwal padat seperti Minggu-Rabu-Sabtu, dan kali ini kami benar-benar kesulitan. Ini bukan malam yang baik bagi kami,” tegas pelatih berusia 65 tahun tersebut.
Ancelotti juga menegaskan bahwa timnya harus segera berbenah untuk kembali tampil kompetitif.
“Tidak ada alasan lain, kami harus segera berkembang dan memperbaiki penampilan,” tutupnya.
Sebelum jeda internasional, Real Madrid akan menghadapi Villarreal dalam lanjutan Liga Spanyol di Santiago Bernabeu pada Minggu (6/10) pukul 02.00 WIB. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Los Blancos untuk bangkit setelah kekalahan yang mengecewakan ini.






