JurnalLugas.Com – PT Net Visi Media Tbk (NETV) mengumumkan rencana strategis baru setelah proses akuisisi oleh PT MD Entertainment Tbk (FILM) hampir selesai. Akuisisi ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing NETV di industri media dan televisi Indonesia, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di pasar.
Operasional Tetap Optimal
Selama proses akuisisi, manajemen NETV memastikan bahwa operasional perusahaan berjalan seperti biasa tanpa gangguan. Setiap keputusan terkait program dan konten yang ditayangkan akan dievaluasi berdasarkan performa serta analisis kebutuhan pasar. Ini menjadi langkah penting bagi NETV untuk tetap relevan di tengah persaingan media yang ketat.
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 10 Oktober 2024, manajemen NETV menyatakan bahwa strategi konten perusahaan akan selalu beradaptasi dengan dinamika pasar. Setelah proses akuisisi selesai, tim pengurus baru dari FILM akan merumuskan langkah strategis untuk menyesuaikan dengan kebutuhan serta perkembangan pasar.
Ekspansi dan Pertumbuhan Pangsa Pasar
Akuisisi ini memberikan peluang bagi FILM untuk memperluas distribusi konten dan jangkauan penonton NETV. Saat ini, pangsa pasar NETV tercatat sekitar 1,5 persen. Dengan kemampuan FILM dalam produksi dan distribusi konten melalui platform televisi dan digital, diharapkan pangsa pasar NETV akan meningkat signifikan.
NETV melihat sinergi dengan FILM sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas konten dan memperluas jangkauan distribusi, baik melalui media konvensional maupun digital. Hal ini akan memperkuat posisi NETV di industri penyiaran yang terus berkembang.
Penguatan Kondisi Keuangan
Selain ekspansi konten, NETV juga melakukan langkah strategis untuk memperbaiki kondisi keuangan perusahaan. Salah satunya melalui penggabungan saham (reverse stock split) dan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD). Langkah ini bertujuan untuk menyelesaikan utang perusahaan dan menambah modal baru, sehingga NETV dapat mencapai kondisi keuangan yang lebih sehat.
“Posisi keuangan yang bebas utang (debt free) akan membuka peluang bagi Perseroan untuk tumbuh lebih pesat di masa depan,” ujar manajemen NETV.
Jadwal Transaksi dan Akuisisi
Seluruh proses akuisisi ini diproyeksikan selesai dan efektif pada akhir Oktober 2024, tepatnya antara tanggal 28 hingga 31 Oktober. FILM akan menerbitkan saham baru senilai Rp661,9 miliar untuk PT Permata Surya Gitatama (PSG) dan PT Teladan Investama (TI), yang akan memberikan kedua perusahaan ini sebagian kepemilikan di FILM.
Setelah itu, FILM berencana mengakuisisi 75 persen dari piutang Newton Capital di NETV, senilai Rp661,9 miliar, yang akan dikonversi menjadi 13,2 miliar saham NETV dengan harga Rp25 per saham. FILM juga akan membeli 19,3 persen saham NETV dari pemegang saham saat ini, serta melakukan share swap untuk meningkatkan kepemilikannya di NETV hingga 80 persen.
Dengan strategi bisnis baru setelah akuisisi oleh FILM, PT Net Visi Media Tbk (NETV) optimis akan meningkatkan daya saingnya di industri media. Selain memperkuat konten, NETV juga berfokus pada penyehatan kondisi keuangan dan ekspansi pangsa pasar. Akuisisi ini menjadi langkah penting dalam memastikan pertumbuhan dan keberlanjutan perusahaan di masa depan.






