JurnalLugas.Com – PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) baru saja kehilangan pemimpin tertingginya, Irwan Tirtariyadi, yang tutup usia pada hari Minggu, 3 November 2024. Kepergian Irwan, yang menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) SMART, diumumkan oleh Sekretaris Perusahaan SMART, Jimmy Pramono.
Dalam keterangan resminya, Jimmy menyatakan, “Bapak Irwan Tirtariyadi, Direktur Utama SMART, telah meninggal dunia dengan tenang di Jakarta pada hari Minggu, 3 November 2024.” Perusahaan menyampaikan rasa duka cita mendalam atas berpulangnya pemimpin yang telah memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan SMART dalam beberapa tahun terakhir.
Proses Pergantian Posisi Direktur Utama
Terkait posisi Direktur Utama yang kini kosong, SMART belum mengumumkan siapa yang akan mengisi kursi kepemimpinan tertinggi tersebut. Jimmy menegaskan bahwa rencana pengangkatan pengganti Irwan Tirtariyadi akan diumumkan lebih lanjut setelah perseroan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dalam waktu dekat. RUPSLB ini akan menjadi momen penting bagi SMART untuk menentukan arah kepemimpinan perusahaan di masa mendatang.
Komitmen Kelangsungan Operasional SMART
Meskipun kehilangan pemimpin utama, Jimmy memastikan bahwa operasional SMART tetap berjalan lancar tanpa gangguan berarti. “Kejadian ini tidak akan memengaruhi kegiatan operasional perseroan. SMART akan tetap berjalan sehingga tidak ada dampak negatif pada kelangsungan usaha dan keuangan perseroan,” jelasnya. SMART berkomitmen untuk tetap menjalankan aktivitas bisnis seperti biasa demi menjaga kepercayaan para pemegang saham dan karyawan.
Kiprah Irwan Tirtariyadi di SMART dan Pengalaman Profesional
Irwan Tirtariyadi bergabung dengan SMART pada tahun 2020 sebagai Wakil Direktur Utama. Dua tahun kemudian, pada Juni 2022, ia diangkat sebagai Direktur Utama melalui keputusan RUPS. Lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini memiliki rekam jejak karier yang gemilang di sejumlah perusahaan besar. Sebelum berkarier di SMART, ia pernah memegang peran strategis di PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) dan Microsoft Indonesia.
Kepergian Irwan Tirtariyadi merupakan kehilangan besar bagi SMART. Dedikasinya dalam mengembangkan bisnis perkebunan kelapa sawit di Indonesia akan terus dikenang, dan kontribusinya menjadi pondasi bagi SMART dalam melangkah ke masa depan.
PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) menghadapi masa transisi dalam kepemimpinan setelah meninggalnya Irwan Tirtariyadi. Proses pergantian kepemimpinan yang profesional dan terencana diharapkan akan membawa stabilitas serta keberlanjutan bagi pertumbuhan SMART di tengah dinamika industri agribisnis di Indonesia.






