JurnalLugas.Com – PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) berhasil mendapatkan perpanjangan tenor utang dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank). Utang yang awalnya jatuh tempo pada Februari 2025 kini diperpanjang hingga Desember 2030. Perubahan perjanjian kredit ini menjadi langkah strategis bagi BOAT dalam memperkuat posisi keuangan perusahaan.
Langkah ini dilakukan setelah BOAT membayar sebesar USD4,75 juta dari total utang USD10,31 juta. Dengan perpanjangan tenor ini, perusahaan memiliki lebih banyak waktu untuk mengelola utang dan memperbaiki arus kas (cash flow).
Dampak Positif pada Kesehatan Keuangan Perusahaan
Perpanjangan tenor ini diperkirakan akan memberikan dampak positif terhadap rasio lancar (current ratio) perusahaan. Berdasarkan data April 2024, rasio lancar tercatat sebesar 0,27. Namun, dengan strategi yang diterapkan, rasio tersebut diproyeksikan meningkat di atas 1 kali pada Desember 2024. Hal ini menunjukkan peningkatan likuiditas dan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya.
Ahmad Wisya Pratama, Direktur dan Corporate Secretary PT Newport Marine, menyatakan, “Perpanjangan tenor ini memberikan ruang yang lebih besar bagi Perseroan untuk melakukan ekspansi dalam berbagai aspek bisnis yang dijalani.”
Pemanfaatan Dana IPO untuk Pelunasan Utang
Dana pelunasan utang sebesar USD4,75 juta berasal dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) yang dilakukan pada 12 November 2024. Dari IPO tersebut, BOAT berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp100,04 miliar.
- Rp75 miliar dialokasikan untuk melunasi sebagian utang perusahaan.
- Rp25 miliar digunakan untuk kebutuhan modal kerja, termasuk pembiayaan penyewaan kapal, bahan bakar, dan kegiatan operasional lainnya.
Langkah ini menjadi strategi yang efektif untuk mengurangi beban utang sekaligus memastikan keberlanjutan operasional perusahaan secara efisien.
Optimisme di Tengah Fluktuasi Harga Saham
Manajemen BOAT optimistis perpanjangan tenor utang dan pengelolaan dana IPO akan memperkuat daya saing perusahaan di industri penyewaan kapal. Terlepas dari penurunan harga saham sebesar 11,02 persen menjadi Rp226 pada 19 Desember 2024, manajemen tetap percaya diri dengan prospek jangka panjang. Dalam sebulan terakhir, saham BOAT mencatat kenaikan signifikan sebesar 46,75 persen, meskipun dalam sepekan sempat terkoreksi 12,40 persen.
Komitmen untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Dengan langkah-langkah strategis ini, PT Newport Marine Services Tbk menunjukkan komitmennya untuk terus memperbaiki kinerja keuangan dan operasional. Manajemen berharap, keputusan ini tidak hanya mendukung stabilitas keuangan, tetapi juga memperkuat posisi perusahaan dalam menghadapi tantangan industri.
Perubahan struktur utang ini memberikan peluang besar bagi BOAT untuk memperluas bisnisnya di pasar domestik maupun internasional. Keberhasilan ini menjadi pijakan penting dalam upaya perusahaan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.






