JurnalLugas.Com – PT Vale Indonesia Tbk (INCO), perusahaan tambang nikel terkemuka di Indonesia, telah mengumumkan agenda penting yang akan dilaksanakan pada awal tahun 2025. Perusahaan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Selasa, 14 Januari 2025. Acara tersebut akan berlangsung pada pukul 10.00 WIB di Jasmine Room, Soehanna Hall, The Energy Building, SCBD, Jakarta.
Agenda Utama RUPSLB
Dalam pengumuman resmi yang dirilis, manajemen PT Vale Indonesia menyampaikan bahwa agenda tunggal RUPSLB adalah persetujuan perubahan susunan anggota Dewan Komisaris. Perubahan ini mencakup pengusulan pemberhentian dengan hormat Raden Sukhyar dari posisi Komisaris Independen dan pengangkatan Retno Lestari Priansari Marsudi sebagai Komisaris Independen.
“Mata acara ini bertujuan untuk mengusulkan pemberhentian Raden Sukhyar sebagai Komisaris Independen Perseroan dan mengangkat Retno Marsudi untuk menggantikan posisi tersebut. Keputusan ini berlaku efektif sejak penutupan RUPSLB hingga penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di tahun 2027,” ungkap pihak manajemen INCO.
Susunan Baru Dewan Komisaris
Jika disetujui, berikut adalah susunan Dewan Komisaris PT Vale Indonesia setelah RUPSLB:
- Presiden Komisaris: Muhammad Rachmat Kaimuddin
- Wakil Presiden Komisaris: Emily Marie Olson
- Komisaris: Dr. M Jasman Panjaitan
- Komisaris: Edi Permadi
- Komisaris: Fabio De Souza Queiroz Ferraz
- Komisaris: Kristina Janet Gauthier
- Komisaris: Yusuke Niwa
- Komisaris Independen: Rudiantara
- Komisaris Independen: Ir. Marita Alisjahbana
- Komisaris Independen: Retno Lestari Priansari Marsudi
Profil Retno Marsudi
Retno Lestari Priansari Marsudi, yang lebih dikenal sebagai Retno Marsudi, merupakan tokoh nasional yang menjabat sebagai Menteri Luar Negeri selama dua periode di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo. Penunjukan beliau sebagai Komisaris Independen PT Vale Indonesia diharapkan memberikan kontribusi strategis terhadap perkembangan perusahaan.
Pergerakan Saham INCO
Menjelang penutupan sesi perdagangan pada Kamis, 19 Desember 2024, saham PT Vale Indonesia tercatat mengalami penurunan sebesar 3,73 persen ke level Rp3.610. Fluktuasi ini mencerminkan dinamika pasar yang terus memantau perkembangan internal perusahaan.
Melalui agenda RUPSLB ini, PT Vale Indonesia menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan. Penunjukan tokoh berpengalaman seperti Retno Marsudi diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap arah strategis perusahaan dalam menghadapi tantangan industri nikel di masa depan.
Dengan fokus pada keberlanjutan dan inovasi, PT Vale Indonesia optimis dapat terus memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan mendukung pembangunan ekonomi Indonesia.






