JurnalLugas.Com – Bursa Efek Indonesia (BEI) akan segera menyambut kehadiran anggota baru, yaitu PT Newport Marine Services Tbk (kode saham: BOAT). Perusahaan yang bergerak di bidang penyewaan kapal ini telah mempersiapkan penawaran umum perdana saham (IPO) dengan tujuan untuk meningkatkan modal dan memperluas operasi bisnis.
Rincian Penawaran Saham
Dalam IPO ini, PT Newport Marine Services menawarkan sebanyak 1 miliar lembar saham, yang mencakup 28,57% dari total modal yang ditempatkan dan disetor. Harga penawaran awal ditetapkan dalam rentang Rp100 hingga Rp120 per saham, yang memberikan potensi bagi perusahaan untuk meraih dana segar hingga Rp120,05 miliar.
Penggunaan Dana IPO
Dana yang diperoleh dari hasil IPO ini akan dialokasikan untuk beberapa tujuan strategis. Sekitar USD4,78 juta atau setara dengan Rp75 miliar akan digunakan untuk melunasi sebagian pokok pinjaman perusahaan kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Eximbank). Sisa dana akan dialokasikan untuk modal kerja, termasuk pembiayaan penyewaan kapal guna mendukung pendapatan perusahaan dari sektor sewa kapal.
Perusahaan akan fokus pada penyewaan kapal jenis oil barge/tongkang dan anchor handling tug (AHT), serta biaya bahan bakar kapal dan kegiatan operasional lain yang berkaitan dengan usaha inti mereka.
Jadwal IPO
Proses penawaran umum saham dijadwalkan berlangsung dari tanggal 4 hingga 6 November 2024. Setelah itu, tanggal penjatahan dan distribusi secara elektronik akan dilakukan pada 6 dan 7 November 2024. PT BRI Danareksa Sekuritas telah ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi efek untuk IPO ini.
PT Newport Marine Services Tbk diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat posisinya di pasar dan meningkatkan kapasitas operasionalnya. Dengan langkah strategis ini, perusahaan menunjukkan komitmennya untuk tumbuh dan berkontribusi pada perekonomian nasional melalui sektor maritim.
Melalui penawaran umum perdana ini, diharapkan para investor akan tertarik untuk berinvestasi di BOAT, yang menawarkan potensi pertumbuhan yang menjanjikan di industri penyewaan kapal.





