JurnalLugas.Com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami tekanan pada perdagangan Senin, 3 Februari 2025. IHSG dibuka melemah sebesar 75,50 poin atau turun 1,06 persen ke level 7.033,70.
Tidak hanya IHSG, indeks saham unggulan LQ45 juga mengalami penurunan signifikan. Indeks ini terkoreksi 11,46 poin atau setara dengan 1,39 persen, sehingga berada di posisi 812,09.
Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan IHSG
Beberapa faktor utama yang mempengaruhi pelemahan IHSG pagi ini antara lain:
- Sentimen Global
Pasar saham dunia masih menghadapi ketidakpastian ekonomi global, termasuk kebijakan moneter dari bank sentral utama seperti The Federal Reserve. Jika suku bunga tetap tinggi, maka investor cenderung mengalihkan dana ke aset yang lebih aman. - Tekanan dari Pasar Regional
Pasar saham di kawasan Asia juga menunjukkan tren negatif di awal pekan ini. Pelemahan indeks saham utama di Asia turut menekan pergerakan IHSG. - Kinerja Emiten Domestik
Beberapa emiten dengan kapitalisasi besar mencatatkan penurunan harga saham, sehingga memberikan tekanan tambahan pada IHSG dan LQ45.
Meskipun IHSG mengalami tekanan di awal perdagangan, investor tetap perlu mencermati peluang investasi. Analisis teknikal dan fundamental menjadi kunci dalam mengambil keputusan di tengah volatilitas pasar.
Untuk mendapatkan berita pasar modal yang lebih lengkap dan akurat, kunjungi JurnalLugas.Com.






