JurnalLugas.Com – Serangan udara yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) di ibu kota Yaman, Sanaa, telah menyebabkan tujuh orang terluka, termasuk dua anak-anak. Insiden ini dikonfirmasi oleh juru bicara Kementerian Kesehatan Yaman yang dikuasai Houthi, Anis al-Asbahi, pada Jumat, 28 Maret 2025.
Detail Serangan Udara di Sanaa
Menurut pernyataan al-Asbahi di platform X, enam warga sipil, termasuk dua anak-anak, mengalami luka-luka akibat serangan udara yang terjadi di Jalan Al-Qiyadah, daerah Al-Tahrir, Sanaa. Selain itu, satu orang lainnya terluka dalam serangan yang terjadi di daerah Saraf, Distrik Bani Hushaysh, yang terletak di utara ibu kota.
Serangan ini merupakan bagian dari kampanye udara yang telah dilakukan oleh AS sejak pertengahan Maret 2025. Sebelumnya, pada Kamis, gerakan Houthi melaporkan bahwa serangan AS mengakibatkan dua orang tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka.
Latar Belakang Serangan AS di Yaman
Serangan udara ini dimulai pada 15 Maret 2025, setelah Presiden AS Donald Trump memberikan perintah kepada militer AS untuk melakukan tindakan tegas terhadap kelompok Houthi. Keputusan ini diambil setelah Houthi mengumumkan dimulainya kembali serangan terhadap kapal-kapal Israel di Laut Merah dan Laut Arab. Langkah tersebut disebut sebagai bentuk respons atas blokade bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.
Sejak saat itu, ketegangan di wilayah tersebut semakin meningkat, dengan serangan udara yang terus berlanjut dan menyebabkan korban jiwa serta luka-luka di kalangan warga sipil.
Serangan ini mendapat perhatian global, terutama terkait dampaknya terhadap warga sipil. Banyak pihak menyerukan agar konflik di Yaman tidak semakin memperburuk kondisi kemanusiaan di negara yang telah lama dilanda perang dan krisis ekonomi.
Sementara itu, kelompok Houthi berjanji untuk terus melawan dan mempertahankan kepentingan mereka di wilayah tersebut. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa konflik dapat semakin meluas dan berdampak pada stabilitas kawasan Timur Tengah.
Untuk informasi lebih lanjut dan berita terbaru, kunjungi JurnalLugas.Com.






