JurnalLugas.Com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) memulai perdagangan Rabu 09 April 2025 pagi dengan sentimen negatif. IHSG tercatat turun 17,70 poin atau setara 0,30 persen ke level 5.978,44 saat pembukaan sesi pertama.
Kondisi ini mencerminkan masih adanya tekanan jual dari investor di tengah fluktuasi pasar global dan regional. Sejumlah faktor eksternal seperti pergerakan bursa saham dunia, harga komoditas, serta kebijakan moneter global turut mempengaruhi arah pergerakan indeks domestik.
Tidak hanya IHSG, indeks LQ45 yang mewakili 45 saham dengan kapitalisasi besar dan likuiditas tinggi juga mengalami penurunan. Indeks ini terkoreksi 1,00 poin atau sekitar 0,15 persen ke posisi 666,77.
Penurunan pada dua indeks utama ini memberi sinyal bahwa investor masih bersikap hati-hati dalam mengambil keputusan, terutama menjelang rilis data ekonomi penting dan perkembangan geopolitik global.
Meski demikian, analis pasar memandang tekanan ini bersifat jangka pendek dan membuka peluang bagi investor jangka panjang untuk melakukan akumulasi pada saham-saham berfundamental kuat.
Untuk pembaruan informasi dan analisis pasar terkini, kunjungi JurnalLugas.Com.






