RFEF Tegaskan Barcelona Tak Bersalah Soal Dugaan Pemain Ilegal Lawan Osasuna

JurnalLugas.Com – Barcelona bisa bernapas lega setelah Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) resmi menyatakan bahwa mereka tidak melanggar aturan dalam laga kontra Osasuna pada 27 Maret 2025 lalu. Klub asal Catalunya itu sempat dituduh memainkan pemain ilegal, namun hasil investigasi menyimpulkan bahwa kemenangan 3-0 mereka tetap sah.

Inigo Martinez Jadi Sorotan

Inti dari polemik ini bermula ketika Osasuna melayangkan protes resmi karena Barcelona menurunkan Inigo Martinez, yang sebelumnya dipanggil membela Timnas Spanyol dalam jeda internasional. Martinez memang masuk dalam daftar skuad La Roja untuk laga melawan Belanda, tetapi kemudian dicoret akibat cedera lutut.

Bacaan Lainnya

Osasuna berpegang pada aturan FIFA Pasal 5 Lampiran I yang menyebutkan bahwa pemain yang dicoret dari skuad timnas karena cedera tidak diperbolehkan tampil di pertandingan klub dalam lima hari setelah jeda internasional berakhir. Karena kalender FIFA menetapkan tanggal 17–25 Maret sebagai periode resmi, Osasuna menilai Martinez seharusnya baru bisa bermain setelah 30 Maret.

Namun, RFEF melihatnya dari sudut pandang berbeda.

Baca Juga  Gol Camavinga dan Kartu Merah Mbappe! Real Madrid Taklukan Alaves Gol Tipis

Keputusan Resmi RFEF

Dalam pernyataan resmi pada Jumat, 11 April 2025, RFEF menyebutkan bahwa pihaknya telah memberikan izin kepada para pemain yang meninggalkan kamp timnas tanpa menerapkan pembatasan apapun. Lebih lanjut, federasi juga menerbitkan sertifikat resmi yang menyiratkan bahwa larangan lima hari tersebut tidak berlaku dalam kasus ini.

“RFEF mengizinkan para pemain meninggalkan kamp pelatihan tanpa memberlakukan batasan apa pun kepada mereka, serta kemudian menerbitkan sertifikat mundur, secara implisit menyatakan keinginannya untuk tidak menerapkan aturan larangan tersebut,” bunyi keputusan tersebut.

Osasuna Ajukan Banding

Meski keputusan sudah dibuat, Osasuna tetap bersikeras bahwa mereka tidak pernah menerima komunikasi resmi dari RFEF terkait pengecualian aturan. Mereka pun memutuskan untuk mengajukan banding ke Komite Banding demi memperjuangkan hak mereka.

Andai banding ini dikabulkan, Barcelona bisa kehilangan tiga poin penting. Saat ini, Blaugrana memimpin klasemen sementara La Liga dengan 67 poin, unggul empat angka dari Real Madrid yang berada di posisi kedua. Jika hasil laga diubah menjadi kemenangan untuk Osasuna, maka poin Barca akan menjadi 64 dan persaingan gelar akan semakin panas, terlebih Atletico Madrid juga mengintai di posisi ketiga dengan 60 poin.

Laga yang Sempat Tertunda

Laga antara Barcelona dan Osasuna awalnya dijadwalkan pada 8 Maret 2025, namun harus ditunda menyusul wafatnya dokter tim Barcelona, Carles Minarro Garcia. Pertandingan kemudian digeser menjadi 27 Maret, hanya dua hari setelah jeda internasional berakhir—sebuah keputusan yang sempat diprotes kedua tim karena minimnya waktu pemulihan pemain.

Baca Juga  Bayern Muenchen vs FC Barcelona Vincent Kompany Siap Tulis Cerita Baru di Liga Champions

Dalam laga tersebut, Barcelona tampil dominan dan mencetak tiga gol lewat Ferran Torres, Dani Olmo, dan Robert Lewandowski. Inigo Martinez sendiri bermain penuh selama 90 menit dan menunjukkan performa solid, memperkuat posisinya sebagai salah satu pilar penting di lini belakang musim ini.

Dengan keputusan RFEF yang telah keluar, Barcelona bisa melanjutkan perjuangan mereka di La Liga tanpa beban kontroversi. Namun, drama belum sepenuhnya berakhir karena Osasuna masih punya satu peluang terakhir lewat jalur banding. Patut dinanti bagaimana kisah ini akan berakhir.

Untuk berita olahraga lainnya yang tajam dan terpercaya, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait