JurnalLugas.Com – Pelatih Bayern Muenchen, Vincent Kompany, menegaskan bahwa laga melawan FC Barcelona dalam lanjutan Liga Champions akan menjadi momen baru tanpa bayang-bayang kemenangan telak Bayern empat tahun lalu. Pertandingan yang digelar di Stadion Olimpiade Lluis Companys pada Kamis, 24 Oktober 2024 pukul 02.00 WIB, menurut Kompany, bukan tentang masa lalu, melainkan cerita baru.
Lupakan Kemenangan 8-2, Fokus pada 90 Menit di Depan
Kompany menganggap kemenangan 8-2 yang diraih Bayern atas Barcelona di musim 2019-2020 sudah menjadi bagian dari sejarah dan tidak relevan dengan pertemuan kali ini. “Saya mengerti itu adalah bagian dari latar belakang dan drama masa lalu. Namun, bagi saya, fokusnya hanya pada 90 menit pertandingan besok. Ini adalah cerita baru, dan hanya itu yang penting bagi saya,” ujar Kompany dalam konferensi pers resmi klub, Rabu (23/10).
Kemenangan 8-2 itu memang ikonik, namun kali ini situasinya berbeda. Kompany mengingatkan bahwa tidak ada jaminan hasil serupa akan terulang, mengingat setiap pertandingan punya dinamika tersendiri.
Statistik Bayern vs Barcelona: Dominasi Jerman
Secara statistik, Bayern Muenchen unggul mutlak dalam enam pertemuan terakhir melawan FC Barcelona di ajang Liga Champions. Klub berjuluk Die Roten itu berhasil menyapu bersih seluruh pertandingan dengan kemenangan, dan empat laga terakhir berakhir tanpa kebobolan.
Tak hanya itu, Bayern tampil sangat produktif dengan mencetak 22 gol dan hanya kebobolan empat kali dalam enam pertemuan tersebut. Namun, Kompany menegaskan bahwa catatan tersebut tidak boleh membuat timnya lengah.
“Besok adalah pertandingan yang berbeda melawan lawan yang berbeda. Setiap statistik positif yang kami miliki juga bisa menjadi motivasi bagi Barcelona. Jadi, tidak ada ruang untuk meremehkan mereka,” ungkap mantan pelatih Burnley itu.
Hansi Flick: Kembali ke Barcelona dengan Misi Baru
Sosok yang tidak kalah penting dalam laga ini adalah Hansi Flick, pelatih yang membawa Bayern menang telak 8-2 pada 2020. Kini, Flick berada di kursi pelatih Barcelona dan siap menghadapi mantan klubnya dengan semangat membalas kekalahan pahit empat tahun lalu.
“Hansi bukan hanya seorang pelatih sukses di Bayern. Dia mewakili klub ini dengan cara yang istimewa, dan tentu akan sangat berarti baginya bisa kembali melawan Bayern,” ujar Kompany tentang pelatih asal Jerman tersebut.
Flick kini dihadapkan pada tantangan besar, yaitu menghapus luka lama yang justru ia ciptakan sendiri saat masih bersama Bayern. Barcelona di bawah asuhannya tentu ingin menunjukkan performa maksimal dan membuktikan bahwa mereka sudah berkembang.
Laga Bayern Muenchen melawan FC Barcelona kali ini dipastikan akan menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan dalam fase grup Liga Champions. Kedua tim memiliki sejarah besar, namun Vincent Kompany menegaskan bahwa fokus utamanya adalah 90 menit ke depan, bukan nostalgia masa lalu.
Dengan kedua tim sama-sama membawa motivasi tinggi dan sejarah masing-masing, pertandingan ini akan menjadi ujian bagi Bayern dan Barcelona untuk membuktikan siapa yang lebih siap di panggung Eropa.






