PT Aneka Sawit Lestari Luncurkan Benih Unggul DxP iCalix Dorong Produktivitas dan Keberlanjutan Industri Sawit

JurnalLugas.Com – PT Aneka Sawit Lestari resmi memperkenalkan benih kelapa sawit unggulan generasi terbaru, DxP iCalix, dalam ajang pameran industri kelapa sawit terbesar di Asia Tenggara, Palmex Indonesia 2025, yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada Kamis, 15 Mei 2025.

Benih DxP iCalix dikembangkan melalui program pemuliaan jangka panjang yang memanfaatkan riset genetika mutakhir dan pendekatan agronomi modern. Inovasi ini diharapkan mampu mendorong produktivitas industri kelapa sawit nasional tanpa harus memperluas lahan.

Bacaan Lainnya

Burhanudin Saragih, Head Planting Material Unit & Oil Palm Breeding PT Aneka Sawit Lestari, menjelaskan bahwa benih iCalix membawa sejumlah keunggulan kompetitif, termasuk potensi produksi Tandan Buah Segar (TBS) yang mencapai hingga 35 ton per hektar per tahun.

Baca Juga  Petani Sawit Sedikit Tersenyum Harga Minyak Sawit Mentah (CPO) di Bursa Malaysia Naik Tipis

“iCalix hadir sebagai solusi untuk meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan. Selain potensi produksi tinggi, benih ini juga memiliki pertumbuhan yang seragam, masa panen lebih awal (precocious), dan kandungan minyak tinggi dengan OER mencapai 27 hingga 28 persen,” ungkap Saragih.

Ia menambahkan, keunggulan lain dari DxP iCalix terletak pada profil genetiknya yang stabil, sehingga mampu menghasilkan panen yang konsisten dan berkualitas premium dalam jangka panjang. Dengan fitur-fitur ini, iCalix diyakini akan menjadi benih unggulan masa depan bagi petani maupun pelaku industri besar.

Sementara itu, Lestari, perwakilan manajemen perusahaan, menegaskan bahwa peluncuran DxP iCalix merupakan wujud nyata komitmen PT Aneka Sawit Lestari dalam mendorong transformasi sektor kelapa sawit ke arah yang lebih efisien, produktif, dan ramah lingkungan.

Baca Juga  Berimbas ke Petani Sawit di Bursa Malaysia Harga CPO Semakin Terjungkal

“Kami optimistis DxP iCalix mampu memberikan nilai tambah nyata bagi seluruh rantai pasok sawit, mulai dari petani, perusahaan perkebunan, hingga mitra industri hilir,” ujarnya.

Benih iCalix juga mendapat sambutan positif dari kalangan akademisi, pelaku usaha, dan pejabat pemerintah yang hadir dalam pameran Palmex 2025. Mereka menilai iCalix sebagai solusi strategis untuk mendongkrak produktivitas kelapa sawit nasional tanpa perlu melakukan ekstensifikasi lahan yang berisiko terhadap lingkungan.

Untuk informasi lebih lanjut seputar perkembangan industri sawit dan berita lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait