Lucid Air Grand Touring Pecahkan Rekor Dunia Jarak Tempuh Terjauh EV Sekali Cas Tembus 1.205 Km

JurnalLugas.Com – Lucid Motors kembali mencatatkan sejarah dalam dunia kendaraan listrik (EV). Melalui model Lucid Air Grand Touring, merek otomotif asal Amerika Serikat itu berhasil memecahkan rekor dunia perjalanan terjauh dengan sekali pengisian daya, mencapai 1.205 kilometer (km), melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Nio ET7.

Pencapaian luar biasa ini ditorehkan oleh Umit Sabanci, seorang pengemudi sekaligus pemegang beberapa rekor dunia, pada Minggu, 13 Juli 2025. Ia memulai perjalanannya dari St. Moritz, Swiss dan menuntaskannya di Munich, Jerman.

Bacaan Lainnya

Lucid Air Grand Touring sendiri secara resmi memiliki jarak tempuh 960 km berdasarkan standar pengujian WLTP. Namun, mobil ini berhasil menembus jarak lebih jauh berkat gaya mengemudi efisien dan dukungan teknologi baterai 112kWh mutakhir milik Lucid.

Performa Tinggi dan Efisiensi Maksimal

Meski dirancang untuk efisiensi jarak jauh, Lucid Air Grand Touring tetap mempertahankan performa tinggi dengan output motor listrik ganda sebesar 610kW/1200Nm, yang mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 3,2 detik.

Baca Juga  BMW iX3 Diserbu Konsumen Global, 50 Ribu Unit Ludes Dipesan dalam Waktu Singkat

Eric Bach, Wakil Presiden Senior Produk sekaligus Kepala Insinyur Lucid, menyatakan bahwa rekor ini bukan sekadar pencapaian, tetapi juga bukti keunggulan teknologi Lucid di dunia nyata.

“Rekor jarak tempuh ini merupakan pencapaian yang signifikan, ini adalah demonstrasi nyata dari keunggulan teknologi yang mendefinisikan Lucid,” ujarnya singkat.
“Produk Lucid menggabungkan efisiensi kendaraan kelas dunia dengan sistem penggerak tercanggih, arsitektur tegangan ultra-tinggi, dan teknologi manajemen baterai terbaik yang tersedia saat ini,” tambah Bach.

Umit Sabanci, Sang Pemecah Rekor

Ini bukan kali pertama Umit Sabanci mencatatkan namanya di Guinness World Records bersama Lucid. Pada tahun 2024, ia melakukan perjalanan sejauh 912 km melewati sembilan negara Eropa, rekor untuk jumlah negara terbanyak yang dikunjungi oleh kendaraan listrik berbasis baterai dalam satu kali perjalanan.

“Ketika saya menyelesaikan perjalanan sembilan negara pada tahun 2024, itu baru permulaan. Pencapaian baru ini membawa perjalanan itu lebih jauh lagi,” kata Sabanci.
“Saya bangga menjadi bagian dari gerakan yang membuktikan bahwa mobilitas listrik bukan hanya masa depan, tetapi juga telah mendefinisikan kembali apa yang mungkin dilakukan saat ini.”

Selain rekor terbarunya ini, Sabanci juga tercatat pernah memegang rekor mengelilingi bumi tercepat, dan hingga kini masih memegang tiga rekor dunia lainnya.

Jawaban Atas Kekhawatiran EV

Rekor ini juga menjadi jawaban atas dua kekhawatiran utama pengguna kendaraan listrik, yakni keterbatasan jangkauan perjalanan dan minimnya stasiun pengisian daya publik. Dengan kemampuan jarak tempuh lebih dari 1.200 km, Lucid Air Grand Touring membuktikan bahwa EV kini siap memenuhi kebutuhan perjalanan jauh tanpa kekhawatiran kehabisan daya.

Namun hingga saat ini, Lucid Motors belum memasuki pasar otomotif Indonesia, meskipun permintaan dan minat terhadap EV terus meningkat di kawasan Asia Tenggara.

Informasi lengkap dan berita terkini lainnya bisa diakses melalui JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait