JurnalLugas.Com — PT Madhani Talatah Nusantara kembali melepas sebagian besar kepemilikan sahamnya di emiten tambang Grup Bakrie, PT Darma Henwa Tbk (DEWA). Kali ini, sebanyak 361,44 juta lembar saham dilepas ke pasar dengan harga jauh di bawah nilai pasar.
Dalam keterbukaan informasi, Direktur dan Sekretaris Perusahaan DEWA, Mukson A. Rosyidi, menyampaikan bahwa transaksi divestasi tersebut dilakukan pada 7 Juli 2025 dengan harga pelaksanaan Rp75 per saham, sedangkan harga pasar saat itu mencapai Rp185 per saham.
“Klasifikasi saham biasa, tujuan transaksi adalah divestasi,” jelas Mukson dalam keterangan resmi, Jumat (11/7/2025).
Dari aksi korporasi ini, Madhani berhasil mengantongi dana segar sebesar Rp27,1 miliar. Namun nilai itu dinilai jauh dari potensi maksimal, mengingat harga pelepasan berada lebih dari 50% di bawah nilai pasar.
Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan Madhani di tubuh DEWA menyusut dari sebelumnya 21,96% menjadi 21,07%, atau dari 8,93 miliar saham menjadi 8,57 miliar saham.
Sebelumnya pada 19 Juni 2025, Madhani juga tercatat menjual 666,66 juta saham DEWA di harga yang sama, yakni Rp75 per saham. Penjualan itu setara dengan pengurangan kepemilikan sebesar 1,63%.
Langkah konsisten pengurangan kepemilikan ini memunculkan spekulasi di pasar terkait arah strategis Madhani terhadap keterlibatannya di DEWA ke depan, terlebih dengan nilai jual yang berada jauh di bawah harga pasar.
Selengkapnya kunjungi JurnalLugas.Com.






