Lima Petinggi PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) Mundur RUPSLB Digelar September

JurnalLugas.Com – PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) membuat kejutan besar di pasar modal setelah lima orang petinggi perseroan resmi mengajukan pengunduran diri secara bersamaan. Informasi itu disampaikan melalui keterbukaan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (25/8/2025).

Lima nama yang tercatat mengundurkan diri adalah Direktur Utama Hungkang Sutedja, Direktur Gomos Benjamin Silitonga, Komisaris Utama Paulus Ridwan Purawinata, Komisaris Independen Zainul Abidin Bin Mohammed Rasheed, serta Ho Kee Sin.

Bacaan Lainnya

RUPSLB Jadi Agenda Penentuan

Pihak MMLP memastikan, untuk mengisi kekosongan posisi strategis tersebut, perusahaan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 16 September 2025.

Corporate Secretary MMLP, Jeremy Muliawan, dalam keterangan tertulis menyampaikan bahwa keputusan pengunduran diri baru akan berlaku setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham.

Baca Juga  Presiden Belum Teken Pengunduran Diri Hasan Nasbi Ini Alasannya

“Efektivitas pengunduran diri dewan direksi maupun komisaris akan sesuai dengan hasil keputusan RUPSLB yang akan datang,” ujar Jeremy.

Selain membahas pergantian jajaran direksi dan komisaris, rapat juga akan meminta persetujuan investor terkait perubahan sekaligus pernyataan kembali anggaran dasar perseroan.

Respons Pasar Saham

Kabar ini langsung direspons pasar. Saham MMLP pada perdagangan Senin (25/8) terkoreksi 0,92 persen ke level Rp540 per saham. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp3,33 miliar dengan volume 6,12 juta lembar saham.

Secara mingguan, saham MMLP tercatat melemah 2,70 persen. Namun, dalam rentang satu bulan terakhir, pergerakan saham justru mengalami kenaikan hingga 6,93 persen.

Dinamika Tata Kelola Perusahaan

Pengunduran diri serentak lima petinggi perseroan ini menimbulkan beragam spekulasi di kalangan pelaku pasar. Sejumlah analis menilai, perubahan signifikan di level manajemen dapat berpengaruh terhadap arah strategi bisnis perusahaan ke depan.

Seorang pengamat pasar modal, yang enggan disebutkan namanya, menilai bahwa investor perlu mencermati hasil RUPSLB mendatang.

“Keputusan rapat pemegang saham akan menjadi penentu arah perusahaan. Jika pengganti direksi dan komisaris memiliki rekam jejak kuat, investor bisa kembali optimistis,” jelasnya.

MMLP sendiri dikenal sebagai salah satu emiten properti logistik terkemuka di Indonesia. Dengan jaringan pergudangan modern, perseroan selama ini menjadi pemain utama dalam penyediaan fasilitas logistik bagi perusahaan e-commerce dan manufaktur besar.

Keputusan RUPSLB pada 16 September 2025 akan menjadi momentum penting bagi MMLP, tidak hanya dalam menentukan pengganti manajemen, tetapi juga dalam memperkuat kepercayaan investor terhadap tata kelola perseroan.

Baca berita terkini lainnya hanya di JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait