JurnalLugas.Com – PT Pertamina (Persero) mengumumkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang mulai berlaku hari ini. Penyesuaian ini dilakukan secara berkala sesuai ketentuan pemerintah dalam Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang mengatur formula harga dasar BBM umum.
Kenaikan tercatat pada produk Dexlite dan Pertamina Dex, sementara harga BBM lain relatif stabil.
Daftar Harga BBM Pertamina per 1 Oktober 2025
- Dexlite (CN 51): Rp13.700 per liter
(naik dari Rp13.600 per liter) - Pertamina Dex (CN 53): Rp14.000 per liter
(naik dari Rp13.850 per liter) - Pertamax (RON 92): Rp12.200 per liter
(stabil) - Pertamax Green (RON 95): Rp13.000 per liter
(stabil) - Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.100 per liter
(stabil sejak September 2025) - Pertalite (subsidi): Rp10.000 per liter
(tidak berubah) - Biosolar (subsidi): Rp6.800 per liter
(tidak berubah)
Pertamina: Harga Sesuai Mekanisme Pasar
Seorang perwakilan Pertamina menyebutkan, penyesuaian harga ini dilakukan untuk menjaga transparansi dan menyesuaikan dengan dinamika harga minyak mentah dunia serta nilai tukar rupiah.
“Kebijakan harga nonsubsidi selalu mengacu pada regulasi dan tren energi global agar konsumen tetap mendapatkan harga yang wajar,” ujarnya.
Dampak Bagi Konsumen
Dengan adanya perubahan ini, konsumen kendaraan bermesin diesel kualitas tinggi menjadi pihak yang paling terdampak. Namun, stabilnya harga Pertamax Series dan BBM subsidi diyakini dapat membantu menjaga daya beli masyarakat.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat memantau harga BBM terkini melalui aplikasi MyPertamina atau situs resmi perusahaan.
Berita terkait energi dan kebijakan publik lainnya bisa Anda baca di JurnalLugas.Com.






