JurnalLugas.Com – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau mengalami penurunan di awal pekan ini. Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia, Senin (3/11), harga emas Antam turun Rp12.000 menjadi Rp2.278.000 per gram, dari posisi sebelumnya di angka Rp2.290.000 per gram.
Penurunan ini menandai tren melemahnya harga emas sejak awal November, seiring dengan fluktuasi harga emas global dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
“Koreksi harga emas hari ini masih dalam batas wajar, dipengaruhi oleh penguatan dolar dan ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga AS,” ujar analis komoditas dari pasar domestik, A.R., dalam keterangannya kepada media.
Harga Buyback Turut Terkoreksi
Tak hanya harga jual, nilai buyback (harga jual kembali) emas Antam juga ikut turun. Saat ini, buyback berada di posisi Rp2.143.000 per gram, melemah dari sebelumnya Rp2.155.000 per gram.
Transaksi buyback di PT Antam Tbk dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017. Besaran pajak ditetapkan sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP. Potongan PPh 22 tersebut langsung dikurangi dari total nilai buyback.
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini (Senin, 3 November 2025)
| Gramasi | Harga Emas Antam |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.189.000 |
| 1 gram | Rp2.278.000 |
| 2 gram | Rp4.496.000 |
| 3 gram | Rp6.719.000 |
| 5 gram | Rp11.165.000 |
| 10 gram | Rp22.275.000 |
| 25 gram | Rp55.562.000 |
| 50 gram | Rp111.045.000 |
| 100 gram | Rp222.012.000 |
| 250 gram | Rp554.765.000 |
| 500 gram | Rp1.109.320.000 |
| 1.000 gram | Rp2.218.600.000 |
Ketentuan Pajak Pembelian Emas
Sementara itu, untuk transaksi pembelian emas batangan, pemerintah juga mengenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP, dan 0,9 persen untuk non-NPWP.
Setiap pembelian akan disertai dengan bukti potong PPh 22 sebagai dokumen resmi sesuai regulasi fiskal yang berlaku.
Emas Masih Jadi Pilihan Investasi Aman
Meski harga emas sedang menurun, sejumlah pengamat menilai logam mulia tetap menjadi instrumen investasi yang stabil di tengah ketidakpastian ekonomi global.
“Koreksi harga justru bisa menjadi momentum bagi investor untuk melakukan akumulasi aset jangka panjang,” ujar D.P., ekonom pasar uang.
Para pelaku pasar disarankan untuk terus memantau perkembangan harga emas harian melalui laman resmi Logam Mulia Antam agar dapat mengambil keputusan investasi yang tepat.
Baca update ekonomi dan harga logam mulia terbaru hanya di JurnalLugas.Com






