JurnalLugas.Com — PT Petrosea Tbk (PTRO) kembali memperkuat langkah ekspansi bisnisnya dengan mendirikan anak perusahaan baru yang bergerak di sektor layanan kesehatan manusia dan aktivitas sosial. Entitas anyar tersebut diberi nama PT Kinarya Media Selaras (KIMS) dan menjadi bagian dari strategi jangka panjang perseroan dalam memperluas portofolio usaha di luar sektor inti.
Langkah korporasi ini dilakukan Petrosea bersama anak usaha yang sepenuhnya dimiliki perseroan, yakni PT Rekakarsa Karya Nusantara. Pembentukan KIMS telah resmi dituangkan dalam Akta Pendirian Perseroan Terbatas Nomor 24 tertanggal 15 Desember 2025.
Sekretaris Perusahaan PT Petrosea Tbk, Anto Broto, menjelaskan bahwa pendirian anak usaha tersebut telah disampaikan kepada publik melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 16 Desember 2025. Ia menegaskan bahwa kehadiran KIMS diharapkan mampu memberikan kontribusi strategis bagi keberlanjutan bisnis perseroan.
Menurut Anto, KIMS dirancang untuk menjalankan kegiatan usaha di berbagai bidang yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia profesional. Fokus utama perusahaan ini meliputi layanan serta aktivitas kesehatan manusia dan sosial, sekaligus aktivitas profesional, ilmiah, teknis, hingga perdagangan eceran.
“Pembentukan anak usaha ini merupakan bagian dari upaya penguatan dukungan operasional sekaligus wujud nyata pengembangan usaha Petrosea,” ujar Anto secara singkat.
Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan strategi diversifikasi usaha yang terus dijalankan perseroan guna menciptakan sumber pertumbuhan baru yang berkelanjutan. Dengan memperluas lini bisnis ke sektor non-tambang, Petrosea berharap dapat menjaga stabilitas kinerja di tengah dinamika industri dan ekonomi global.
Lebih lanjut, Anto menuturkan bahwa Petrosea secara konsisten berupaya menciptakan nilai tambah tidak hanya bagi pemegang saham, tetapi juga bagi seluruh pemangku kepentingan. Kehadiran KIMS diharapkan mampu menjadi bagian dari ekosistem bisnis yang mendukung aktivitas utama perseroan sekaligus memberikan dampak sosial yang positif.
Dari sisi permodalan, PT Kinarya Media Selaras memiliki modal dasar sebesar Rp4 miliar. Adapun modal ditempatkan dan disetor penuh tercatat Rp1 miliar, yang menunjukkan kesiapan awal perusahaan untuk segera beroperasi dan mengembangkan usahanya.
Dalam struktur kepemilikan saham, PT Petrosea Tbk menjadi pemegang saham mayoritas dengan penyertaan modal sebesar Rp999 juta atau setara 99,90 persen. Sementara itu, PT Rekakarsa Karya Nusantara memiliki porsi saham sebesar Rp1 juta atau 0,10 persen. Komposisi ini menegaskan kendali penuh Petrosea terhadap arah dan kebijakan strategis KIMS.
Analis menilai, ekspansi Petrosea ke sektor kesehatan dan sosial mencerminkan adaptasi perusahaan terhadap tren bisnis yang semakin menuntut keberlanjutan dan dampak sosial. Diversifikasi ini juga dinilai dapat memperkuat resiliensi perusahaan dalam menghadapi fluktuasi sektor pertambangan dan konstruksi yang selama ini menjadi tulang punggung bisnis Petrosea.
Dengan berdirinya KIMS, Petrosea menunjukkan komitmen untuk terus berinovasi dan menangkap peluang baru di sektor yang memiliki prospek jangka panjang. Ke depan, pasar akan mencermati bagaimana kontribusi anak usaha ini terhadap kinerja keuangan dan reputasi perseroan secara keseluruhan.
Bagi investor, langkah ini menjadi sinyal positif bahwa Petrosea tidak hanya fokus pada ekspansi operasional, tetapi juga pada penciptaan nilai berkelanjutan melalui diversifikasi bisnis yang terukur dan strategis.
Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com
Kunjungi: https://jurnalluguas.com






