JurnalLugas.Com — PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat lini bisnis pendukung dengan mengumumkan penambahan setoran modal kepada anak usahanya, PT Duta Mitra Solusindo (DMS), sebesar Rp20 miliar. Langkah strategis ini dinilai sebagai upaya serius perseroan untuk mendorong kinerja jangka panjang, khususnya di sektor penyediaan sumber daya manusia (SDM) profesional.
Direktur sekaligus Corporate Secretary ASSA, Jerry Fandy Tunjungan, menyampaikan bahwa tambahan modal tersebut dibutuhkan agar DMS dapat mengoptimalkan operasional dan memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi induk usaha. Ia menegaskan, penguatan permodalan ini diharapkan berdampak positif terhadap pertumbuhan bisnis secara keseluruhan.
DMS sendiri merupakan anak perusahaan ASSA yang fokus pada penyediaan tenaga kerja terlatih, terutama pengemudi (driver). Hingga saat ini, jumlah sopir yang tergabung dalam DMS telah melampaui 5.000 orang dan menjadi tulang punggung operasional layanan penyewaan kendaraan ASSA Rent. Sinergi ini menjadikan DMS sebagai elemen penting dalam ekosistem bisnis ASSA.
Dari sisi struktur kepemilikan, sebelum penambahan modal, ASSA menguasai 99,8 persen saham DMS, sementara sisanya 0,2 persen dimiliki oleh Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati. Setelah aksi setoran modal dilakukan, modal ditempatkan dan disetor DMS melonjak signifikan dari Rp510 juta menjadi Rp20,51 miliar. Porsi kepemilikan ASSA pun meningkat menjadi 99,99 persen, sedangkan kepemilikan Prodjo terdilusi menjadi 0,01 persen karena tidak turut serta dalam penyertaan modal baru.
Menariknya, meski kepemilikan sahamnya terdilusi, Prodjo yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur ASSA tetap menduduki posisi Komisaris di DMS. Sementara itu, Jerry Fandy Tunjungan dipercaya sebagai Direktur Utama DMS, didampingi Suherman yang juga menjabat Head of Accounting ASSA sebagai Direktur.
Analis menilai, penguatan struktur permodalan DMS ini mencerminkan fokus ASSA dalam menjaga kualitas layanan dan keberlanjutan bisnis, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan layanan transportasi dan logistik berbasis SDM andal. Dengan fondasi keuangan yang lebih kuat, DMS diharapkan mampu meningkatkan kapasitas, kualitas pelatihan, serta kesejahteraan para sopir yang menjadi ujung tombak layanan.
Bagi investor, langkah ini menjadi sinyal positif bahwa ASSA tidak hanya bertumbuh melalui ekspansi aset, tetapi juga melalui penguatan anak usaha strategis yang menopang bisnis inti perusahaan.
Selengkapnya dan berita ekonomi terpercaya lainnya dapat dibaca di: https://jurnalluguas.com






