Astra Sedaya Finance Pastikan Pelunasan Obligasi Seri A Senilai Rp1,52 Triliun

JurnalLugas.Com — PT Astra Sedaya Finance Tbk (ASDF) menegaskan komitmennya dalam menjaga kepercayaan investor dengan memastikan kesiapan dana untuk pelunasan obligasi yang akan jatuh tempo pada 24 Maret 2026. Perseroan telah menyiapkan dana pelunasan pokok sekaligus kupon bunga untuk Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap V Tahun 2025 Seri A.

Direktur Astra Sedaya Finance, Dharmawan Phie, menyampaikan bahwa total dana yang telah dialokasikan mencapai Rp1,526 triliun. Dana tersebut diperuntukkan bagi pembayaran pokok obligasi serta kewajiban bunga kepada para pemegang surat utang.

Bacaan Lainnya

Manajemen ASDF menegaskan, penyediaan dana ini merupakan bagian dari kewajiban perusahaan untuk menyampaikan kesiapan pelunasan efek bersifat utang paling lambat 15 hari bursa sebelum jatuh tempo, sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Baca Juga  IHSG Dibuka Menguat, Sentimen Pasar Saham Awal Pekan Masih Positif

“Kami telah memastikan ketersediaan dana untuk pelunasan pokok dan kupon bunga obligasi yang akan jatuh tempo,” ungkap manajemen ASDF dalam keterbukaan informasi kepada BEI, Senin (9/2/2026).

Ketentuan mengenai kewajiban penyampaian informasi tersebut mengacu pada Peraturan BEI Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, yang bertujuan menjaga transparansi dan perlindungan investor di pasar modal.

Sebagai informasi, Obligasi Berkelanjutan VI ASDF Tahap V Tahun 2025 memiliki nilai total Rp2,5 triliun dan ditawarkan kepada investor pada 11–12 Maret 2025. Penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari skema pendanaan berkelanjutan perseroan.

Obligasi tersebut terbagi menjadi dua seri. Seri A memiliki nilai pokok sekitar Rp1,5 triliun dengan tingkat bunga tetap 6,45 persen per tahun dan tenor 370 hari. Sementara itu, Seri B bernilai Rp1 triliun dengan jangka waktu 36 bulan serta bunga tetap 6,75 persen per tahun.

Pembayaran bunga obligasi ASDF dilakukan secara berkala setiap tiga bulan. Pembayaran bunga perdana telah dilaksanakan pada 14 Juni 2025. Adapun pembayaran bunga terakhir sekaligus pelunasan pokok untuk Seri A dijadwalkan pada 24 Maret 2026, sedangkan Seri B akan jatuh tempo pada 14 Maret 2028.

Baca Juga  Chengdong Investment Corporation Jual 3,7 Miliar Saham BUMI Kepemilikan Anjlok 6,99 Persen

Dana hasil penerbitan obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, seluruhnya digunakan untuk mendukung kebutuhan modal kerja perusahaan. Penggunaan dana tersebut mencakup pembiayaan investasi, multiguna, sewa operasi, pembiayaan syariah, serta aktivitas pembiayaan lain yang telah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Langkah ASDF dalam memastikan kesiapan dana pelunasan ini dinilai sebagai sinyal positif bagi pasar, sekaligus memperkuat reputasi perseroan sebagai perusahaan pembiayaan yang disiplin dalam memenuhi kewajiban keuangannya.

Baca berita ekonomi dan pasar modal lainnya hanya di
https://JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait