JurnalLugas.Com – BMW melakukan penarikan kembali (recall) sejumlah model mewahnya, termasuk BMW 5 Series, BMW i5, BMW 7 Series, dan BMW i7. Penarikan ini menyasar mobil keluaran 2022–2025 akibat potensi risiko kebakaran yang muncul dari komponen tertentu pada sistem pendingin udara kendaraan.
Masalah utama terletak pada kabel sensor AC yang bisa mengalami kerusakan saat perawatan rutin, seperti penggantian mikrofilter kabin. Jika kabel ini tergesek atau putus, dapat terjadi hubungan arus pendek, memicu panas berlebih, hingga berpotensi menimbulkan asap atau kebakaran di dalam kabin.
Otoritas keselamatan kendaraan menekankan bahwa kondisi ini bisa menimbulkan risiko cedera bagi penumpang serta membahayakan pengguna jalan lain dan properti di sekitarnya.
BMW telah menginstruksikan pemilik kendaraan yang terdampak untuk segera membawa mobil mereka ke diler resmi. Perbaikan komponen dilakukan tanpa biaya, memastikan kendaraan kembali aman digunakan. Produsen juga mengimbau agar pemilik segera mengecek apakah kendaraannya termasuk dalam daftar recall dan menjadwalkan servis secepatnya.
Kasus ini bukan pertama kali BMW menghadapi masalah serupa. Sebelumnya, sejumlah model ditarik kembali di berbagai negara akibat risiko kebakaran yang muncul dari motor starter atau komponen kelistrikan lain. Penarikan ini mencakup ratusan ribu kendaraan secara global, menunjukkan komitmen produsen untuk menjaga keselamatan konsumen.
Imbauan untuk Pemilik BMW
- Periksa status kendaraan: Pastikan VIN mobil termasuk atau tidak dalam daftar recall.
- Segera lakukan servis: Hubungi diler resmi untuk perbaikan komponen.
- Jangan menunda penanganan: Risiko kebakaran tetap serius meski kemungkinan terjadi kecil.
BMW menegaskan bahwa langkah recall ini adalah bagian dari tanggung jawab produsen terhadap keselamatan konsumen dan memastikan standar keamanan kendaraan tetap terjaga di seluruh dunia.
Informasi lebih lanjut dan berita otomotif terkini bisa diakses di JurnalLugas.Com.
(WN)






