JurnalLugas.Com – Persaingan industri smartphone kembali memasuki babak baru. Produsen teknologi asal Tiongkok, Honor, dilaporkan tengah melakukan uji coba baterai berkapasitas ekstrem hingga sekitar 11.000 mAh untuk perangkat ponsel pintar generasi terbarunya.
Informasi ini pertama kali mencuat dari pembocor teknologi populer Digital Chat Station yang menyebut bahwa Honor sudah memasuki tahap produksi percobaan untuk baterai dengan kapasitas terukur sekitar 10.690 mAh, dengan kapasitas tipikal yang diproyeksikan menyentuh 11.000 mAh.
Dalam “kutipan ringkas” yang beredar dari laporan tersebut, sumber leak menyebut bahwa pengembangan ini menjadi langkah serius Honor dalam mendorong batas daya tahan baterai smartphone modern yang selama ini cenderung stagnan di kisaran 5.000–6.000 mAh.
Dorongan Baru di Tengah Kompetisi Ketat
Meski belum diumumkan perangkat mana yang akan menjadi debut baterai jumbo ini, langkah Honor dinilai sebagai strategi agresif untuk memperkuat posisi di segmen ponsel dengan daya tahan tinggi.
Jika benar direalisasikan, kapasitas ini akan melampaui seri terbaru mereka sebelumnya, termasuk lini Honor Power 2 yang sudah dikenal membawa baterai besar di kelasnya.
Honor Power 2 Jadi Fondasi Teknologi Baterai Besar
Sebelumnya, Honor Power 2 hadir dengan baterai 10.080 mAh, yang juga didukung pengisian cepat kabel 80W serta fitur reverse charging hingga 27W. Menariknya, meskipun membawa baterai besar, perangkat ini tetap mempertahankan desain yang relatif tipis di angka sekitar 7,98 mm.
Dari sisi layar, ponsel ini dibekali panel OLED LTPS datar 6,79 inci dengan resolusi 1,5K (2600 x 1200 piksel). Tingkat kecerahan puncaknya diklaim mampu mencapai 8.000 nits, serta dilengkapi teknologi PWM dimming 3.840Hz untuk mengurangi kelelahan mata pengguna.
Performa dan Kamera Kelas Menengah Premium
Di sektor dapur pacu, Honor Power 2 menggunakan chipset MediaTek Dimensity 8500 Elite yang dipadukan dengan RAM LPDDR5X serta penyimpanan UFS 4.1, menjadikannya salah satu perangkat dengan kombinasi performa dan efisiensi terbaru di kelasnya.
Untuk kamera, perangkat ini membawa konfigurasi kamera utama 50MP dengan OIS, kamera ultra-wide 5MP, serta kamera depan 16MP. Sistem operasinya berjalan dengan Android 16 berbasis antarmuka MagicOS 10.
Tren Baterai Besar Mulai Jadi Arah Baru Industri
Sebelumnya, Honor juga telah merilis generasi awal seri Power dengan baterai 8.000 mAh dan dukungan fast charging 66W. Perkembangan ini menunjukkan pola peningkatan kapasitas baterai yang cukup agresif dalam waktu singkat, sekaligus menandakan adanya perubahan arah desain smartphone yang kini semakin fokus pada daya tahan penggunaan harian.
Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin standar baterai smartphone di masa depan akan bergeser jauh di atas angka yang selama ini dianggap ideal.
Uji coba baterai 11.000 mAh oleh Honor menjadi sinyal kuat bahwa industri smartphone sedang bergerak menuju era perangkat dengan daya tahan ekstrem, tanpa mengorbankan desain tipis dan performa tinggi.
Baca berita teknologi lainnya di: https://www.jurnallugas.com
(TT)






