PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) Rombak Komisaris dan Bagikan Dividen USD8,8 Juta

JurnalLugas.Com — PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) mengambil sejumlah keputusan strategis dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2026.

Agenda tersebut mencakup perubahan jajaran komisaris, pembagian dividen, penguatan permodalan, hingga rencana ekspansi menuju bisnis energi berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mempercepat transformasi menuju target TBS2030, yakni menjadi perusahaan berbasis energi hijau dan pengelolaan limbah berkelanjutan.

Rombak Dewan Komisaris, Fokus Perkuat Tata Kelola

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham menyetujui pengunduran diri Bacelius Ruru dari jabatan Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen. Sebagai penggantinya, pemegang saham menunjuk Ahmad Fuad Rahmany sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen hingga tahun 2028.

Selain itu, TOBA juga mengangkat Judy Lee sebagai Komisaris Independen baru dengan masa jabatan hingga 2030. Kehadiran Judy Lee dinilai membawa perspektif global dalam strategi keuangan dan tata kelola perusahaan.

Direktur Utama TOBA, Dicky Yordan mengatakan, perubahan struktur pengurus menjadi bagian penting dalam mempercepat transformasi perusahaan.

“Masuknya Judy Lee dan kepemimpinan baru Fuad Rahmany diharapkan menghadirkan perspektif segar dalam perjalanan transformasi perusahaan menuju energi hijau,” ujar Dicky dalam keterangan resminya, Jumat (17/4/2026).

Pemegang saham juga menyetujui pengangkatan kembali seluruh jajaran direksi untuk melanjutkan strategi bisnis yang telah berjalan.

Susunan Komisaris dan Direksi Terbaru TOBA

Dewan Komisaris:

  • Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Ahmad Fuad Rahmany
  • Komisaris Independen: Yasmin S. Wirjawan
  • Komisaris Independen: Frances Kang
  • Komisaris Independen: Judy Lee

Direksi:

  • Direktur Utama: Dicky Yordan
  • Direktur: Alvin Firman Sunanda
  • Direktur: Juli Oktarina
  • Direktur: Mufti Utomo
  • Direktur: Sudharmono Saragih

Bagikan Dividen USD8,8 Juta

Selain perubahan pengurus, pemegang saham juga menyetujui penggunaan saldo laba tahun buku 2025 untuk menambah cadangan wajib dan membagikan dividen sebesar USD8,8 juta.

Menurut Dicky, pembagian dividen tersebut mencerminkan kondisi fundamental perusahaan yang solid di tengah dinamika ekonomi global.

“Keputusan ini mencerminkan keyakinan manajemen terhadap arus kas perusahaan serta komitmen memberikan nilai tambah bagi investor,” jelasnya.

Rights Issue dan Buyback Saham

Dalam RUPSLB, TOBA juga memperoleh persetujuan untuk menjajaki Penawaran Umum Terbatas (rights issue). Langkah ini disiapkan untuk memperkuat struktur permodalan guna mendukung proyek energi hijau di masa mendatang.

Tak hanya itu, perusahaan juga mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) sebagai bagian dari strategi pengelolaan modal yang lebih optimal.

Manajemen menilai, kombinasi penguatan struktur organisasi, modal yang solid, dan strategi bisnis berkelanjutan akan mempercepat pencapaian target TBS2030.

“Persetujuan RUPS ini memperkuat fondasi transformasi TOBA menjadi perusahaan energi berkelanjutan yang tangguh dan kompetitif,” kata Dicky.

Dengan langkah strategis tersebut, TOBA optimistis dapat memasuki fase baru transformasi bisnis sekaligus memperkuat posisinya dalam ekosistem energi hijau, pengelolaan limbah, serta kendaraan listrik di Indonesia.

Baca berita ekonomi dan bisnis lainnya di https://JurnalLugas.com

(ED)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait