Misbakhun MBG Naikan Kualitas SDM, Dulu Saya Tanpa Sarapan

JurnalLugas.Com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah dinilai bukan sekadar kebijakan sosial, melainkan strategi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Hal ini disampaikan Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, dalam agenda serap aspirasi masyarakat di wilayah Pasuruan, Jawa Timur.

Menurut Misbakhun, MBG merupakan bentuk intervensi negara yang terukur dalam memastikan generasi masa depan memiliki fondasi kesehatan dan kecerdasan yang lebih baik. Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas SDM tidak bisa dilepaskan dari pemenuhan gizi sejak usia dini.

Bacaan Lainnya

“Program ini bukan sekadar memberi makan, tapi memastikan kualitas gizi anak-anak kita terpenuhi. Ini investasi besar untuk masa depan bangsa,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Baca Juga  Puluhan SPPG Dihentikan Mendadak di Sulteng, Klaim Jaga Keamanan

Dalam dialog bersama masyarakat, politisi dari Partai Golkar tersebut juga membandingkan kondisi pendidikan di masa lalu dengan situasi saat ini. Ia menggambarkan bagaimana akses pendidikan dan pemenuhan kebutuhan dasar siswa kini jauh lebih diperhatikan oleh negara.

“Dulu, kami harus membayar SPP dan berangkat sekolah tanpa sarapan. Sekarang, anak-anak tidak hanya mendapatkan akses pendidikan, tapi juga diperhatikan asupan gizinya,” ungkapnya.

Lebih jauh, Misbakhun mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi negatif yang berkembang di media sosial terkait kebijakan pemerintah. Ia menilai program MBG justru menjadi salah satu upaya konkret dalam memperkuat daya saing generasi muda Indonesia di tingkat global.

“Jangan mudah percaya dengan informasi yang menyebut kondisi Indonesia gelap. Program ini dirancang agar anak-anak kita mampu bersaing dengan bangsa lain. Kita ingin generasi mendatang tumbuh tanpa masalah gizi,” tegasnya.

Baca Juga  Relawan Kemensos Siap Antar MBG ke Rumah Lansia dan Disabilitas, Target 400 Ribu Penerima di 2026

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan bersama dari seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pembangunan SDM bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif publik.

Dengan pendekatan yang menyasar langsung kebutuhan dasar anak-anak, program MBG diharapkan mampu menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi unggul, sehat, dan kompetitif di masa depan.

Baca selengkapnya di: https://jurnallugas.com

(SF)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait