Agustina Arumsari Ditunjuk Jadi Jubir BGN, Harta Kekayaannya Tembus Segini

JurnalLugas.Com – Penunjukan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Agustina Arumsari, sebagai juru bicara resmi lembaga tersebut menarik perhatian publik. Sosok birokrat senior yang memiliki pengalaman panjang di bidang pengawasan dan tata kelola pemerintahan itu kini mendapat mandat tambahan untuk menyampaikan berbagai kebijakan strategis BGN kepada masyarakat.

Penugasan tersebut diumumkan langsung oleh Kepala BGN, Nanik S Deyang, usai menghadiri rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di kawasan Senayan, Jakarta.

Bacaan Lainnya

Dengan jabatan baru tersebut, Agustina akan menjadi wajah komunikasi publik BGN di tengah berbagai perhatian terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di balik perannya sebagai pejabat publik, data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menunjukkan Agustina memiliki total kekayaan mencapai sekitar Rp16,1 miliar per laporan tahun 2025. Nilai tersebut mengalami peningkatan dibandingkan laporan sebelumnya.

Sebagian besar aset yang dimiliki Agustina berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan. Portofolio properti tersebut tersebar di Jakarta dan Depok dengan nilai keseluruhan lebih dari Rp8 miliar.

Baca Juga  Cara Daftar Dapur MBG, Fakta Terbaru Program Unggulan Biaya Jumbo

Selain properti, ia juga melaporkan kepemilikan surat berharga, harta bergerak lainnya, serta dana kas dan setara kas yang nilainya cukup signifikan.

Dalam laporan kekayaannya, Agustina juga mencantumkan satu unit kendaraan roda empat yang digunakan sebagai aset pribadi. Meski memiliki sejumlah aset bernilai tinggi, ia tetap melaporkan kewajiban utang yang mengurangi total nilai kekayaan bersihnya.

Fokus Perbaikan Tata Kelola Program MBG

Selain menjadi juru bicara, Agustina juga mendapat tugas penting untuk memperkuat tata kelola program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Menurutnya, evaluasi awal menemukan sejumlah tantangan yang perlu segera dibenahi agar program dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah validitas data penerima manfaat serta efisiensi penggunaan anggaran negara.

Agustina menegaskan bahwa tujuan utama program tetap tidak berubah, yakni memastikan anak-anak Indonesia memperoleh akses terhadap makanan bergizi yang layak guna mendukung pertumbuhan dan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Yang terpenting adalah tujuan program tetap tercapai, sementara tata kelola dan penggunaan anggaran terus diperkuat agar manfaatnya semakin optimal,” ujarnya dalam keterangan yang disampaikan kepada awak media.

Baca Juga  BGN Setop Insentif SPPG Rp6 Juta Per Hari, Penyaluran MBG Ada Libur

Pengalaman Panjang di Dunia Pengawasan

Sebelum bergabung di BGN, Agustina dikenal sebagai pejabat yang lama berkarier di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Pengalamannya dalam bidang audit, pengawasan, dan tata kelola keuangan negara dinilai menjadi modal penting untuk membantu penguatan sistem manajemen di BGN.

Pengamat kebijakan publik menilai latar belakang tersebut dapat menjadi nilai tambah bagi BGN, terutama dalam memastikan program-program strategis berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Dengan peran gandanya sebagai Wakil Kepala sekaligus juru bicara, Agustina kini berada di garis depan dalam menjelaskan berbagai kebijakan BGN kepada publik sekaligus mengawal pembenahan program Makan Bergizi Gratis yang menjadi perhatian nasional.

Baca berita nasional terbaru lainnya di JurnalLugas.Com

(Soefriyanto)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait