Darurat Hantavirus, Penumpang MV Hondius Positif Setelah Tiba di Prancis

JurnalLugas.Com – Pemerintah Prancis mengonfirmasi kasus pertama hantavirus yang terdeteksi di negaranya setelah seorang perempuan penumpang kapal pesiar MV Hondius dinyatakan positif usai menjalani penerbangan evakuasi dari Kepulauan Canary, Spanyol. Kasus ini langsung memicu kewaspadaan otoritas kesehatan Eropa karena virus tersebut diketahui dapat menular antarmanusia dalam kondisi tertentu.

Menteri Kesehatan Prancis, Stephanie Rist, mengatakan pasien termasuk dalam kelompok lima warga negara Prancis yang dipulangkan dari kapal pesiar yang sebelumnya dilaporkan mengalami klaster penyebaran penyakit.

Bacaan Lainnya

Menurut keterangan pemerintah, perempuan tersebut mulai merasakan gejala ketika pesawat repatriasi terbang dari Pulau Tenerife menuju Bandara Le Bourget dekat Paris. Setelah menjalani pemeriksaan medis lanjutan, hasil laboratorium memastikan pasien terinfeksi hantavirus.

“Kondisinya memburuk dalam semalam,” ujar Rist dalam pernyataan singkat kepada media lokal.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena wabah di kapal pesiar MV Hondius disebut melibatkan jenis hantavirus yang memiliki potensi penularan antar manusia, berbeda dengan mayoritas kasus hantavirus yang biasanya berasal dari paparan tikus atau kotoran hewan pengerat.

Baca Juga  Kasus Influenza di Jepang Naik Drastis, Virus Influenza B Picu Status Darurat

Perdana Menteri Prancis, Sebastien Lecornu, menyebut pasien sebenarnya telah memperlihatkan tanda-tanda gangguan kesehatan sebelum pesawat mendarat di Paris pada Minggu sore waktu setempat.

Sementara itu, empat warga Prancis lain yang ikut dievakuasi dinyatakan negatif. Meski demikian, pemerintah tetap mewajibkan mereka menjalani masa isolasi minimal 15 hari guna mencegah risiko penyebaran lebih luas.

Kementerian Kesehatan Prancis juga melakukan pelacakan terhadap puluhan penumpang lain yang pernah berada dalam jalur penerbangan terkait klaster wabah tersebut. Sedikitnya 22 warga negara Prancis teridentifikasi berada dalam rute penerbangan yang bersinggungan dengan kasus, termasuk perjalanan dari Saint Helena menuju Johannesburg hingga penerbangan lanjutan ke Amsterdam.

Sebagian penumpang telah ditempatkan dalam isolasi sejak beberapa hari terakhir, sedangkan lainnya diminta segera melapor ke otoritas kesehatan dan melakukan karantina mandiri.

Apa Itu Hantavirus?

Hantavirus merupakan penyakit langka yang umumnya menyebar melalui kontak dengan hewan pengerat terinfeksi, termasuk urine, air liur, maupun kotorannya. Gejala awal biasanya menyerupai flu, seperti demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, hingga gangguan pernapasan.

Baca Juga  Flu Burung H5 Serang Anjing Laut Gajah di Pulau Heard Australia

Dalam beberapa kasus berat, infeksi dapat berkembang menjadi gangguan paru-paru serius dan berujung fatal apabila tidak ditangani cepat.

Pakar kesehatan menilai munculnya kasus di kapal pesiar internasional menunjukkan pentingnya pengawasan ketat terhadap mobilitas lintas negara, terutama pada perjalanan dengan ruang tertutup dan interaksi intens antar penumpang.

Otoritas kesehatan Eropa kini terus memantau perkembangan wabah tersebut sambil memperkuat prosedur karantina bagi seluruh penumpang yang memiliki riwayat kontak erat.

Baca berita internasional terbaru lainnya di JurnalLugas.Com

(Handoko)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait