Presiden Tertua AS, Donald Trump Kembali Jalani Pemeriksaan Kesehatan

JurnalLugas.Com — Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan menjalani pemeriksaan kesehatan tahunan pada 26 Mei 2026 di Walter Reed National Military Medical Center. Pemeriksaan tersebut menjadi perhatian publik karena berlangsung di tengah meningkatnya sorotan terhadap kondisi kesehatan Trump yang kini mendekati usia 80 tahun.

Gedung Putih menyebut pemeriksaan medis itu merupakan bagian dari layanan kesehatan preventif rutin bagi presiden Amerika Serikat. Selain evaluasi kesehatan umum, pemeriksaan juga mencakup pemeriksaan gigi dan agenda pertemuan dengan personel militer serta tenaga medis rumah sakit.

Bacaan Lainnya

Dalam keterangannya, Gedung Putih menegaskan pemeriksaan tahunan tersebut dilakukan sebagai prosedur standar untuk memastikan kondisi kesehatan presiden tetap terpantau secara menyeluruh.

“Pemeriksaan rutin ini mencakup evaluasi medis dan kesehatan gigi sebagai bagian dari layanan kesehatan preventif presiden,” demikian pernyataan resmi Gedung Putih.

Baca Juga  AS Buru Hashim al-Saraji, Pasang Hadiah Fantastis Rp172 Miliar untuk Pemimpin Milisi Irak Pro-Iran

Trump yang kini berusia 79 tahun dalam beberapa bulan terakhir terus menghadapi spekulasi mengenai kondisi fisiknya. Publik sempat menyoroti munculnya memar pada bagian tangan yang terlihat dalam sejumlah kegiatan resmi kenegaraan.

Pihak Gedung Putih menjelaskan kondisi tersebut berkaitan dengan penggunaan aspirin harian serta aktivitas berjabat tangan yang intens selama menjalankan tugas kepresidenan.

Selain itu, Trump juga beberapa kali terlihat mengalami pembengkakan di area pergelangan kaki. Dokter kepresidenan sebelumnya menyebut kondisi tersebut dipicu insufisiensi vena kronis, yakni gangguan aliran darah pada pembuluh vena yang umum terjadi pada usia lanjut.

Sorotan terhadap kesehatan Trump semakin meningkat setelah ia mengungkap pernah menjalani pemeriksaan pemindaian medis usai kunjungan ke rumah sakit tahun lalu. Awalnya Trump menyebut dirinya menjalani magnetic resonance imaging atau MRI, namun kemudian mengklarifikasi bahwa pemeriksaan tersebut sebenarnya berupa CT scan.

Trump mengaku menyesal mengungkap informasi pemeriksaan itu karena memicu berbagai spekulasi publik terkait kondisi kesehatannya.

Baca Juga  Trump Didiagnosis Insufisiensi Vena Kronis Diusia Senja Sakitnya Bisa Mengancam Nyawa

Presiden AS tersebut juga diketahui sempat mengunjungi dokter gigi saat melakukan perjalanan ke Florida pada awal Mei 2026. Meski demikian, Gedung Putih menegaskan seluruh agenda kesehatan presiden masih berjalan normal dan sesuai prosedur rutin tahunan.

Trump akan genap berusia 80 tahun pada Juni mendatang. Saat dilantik kembali sebagai Presiden Amerika Serikat pada Januari 2025, ia tercatat sebagai presiden tertua dalam sejarah pelantikan AS.

Pengamat politik Amerika menilai isu kesehatan kini menjadi salah satu perhatian penting publik, terutama karena padatnya agenda politik dan aktivitas kepresidenan yang dijalani Trump setiap hari.

Ikuti berita internasional terbaru lainnya di JurnalLugas.Com

(Dahlan)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait