Kamera Tersembunyi di ATM, Kenali Tandanya Sebelum Jadi Korban

JurnalLugas.Com — Kemajuan teknologi ternyata juga dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk mencuri data nasabah bank. Salah satu modus yang masih sering terjadi adalah pemasangan kamera tersembunyi di mesin ATM guna merekam PIN pengguna secara diam-diam.

Aksi ini biasanya dilakukan bersamaan dengan pemasangan alat skimming pada slot kartu ATM. Pelaku memanfaatkan kamera berukuran kecil yang disamarkan di bagian tertentu mesin ATM agar korban tidak menyadarinya. Setelah data kartu dan PIN berhasil diperoleh, rekening nasabah berisiko dibobol dalam waktu singkat.

Bacaan Lainnya

Pengamat keamanan digital, Andi Prasetyo, mengingatkan masyarakat agar lebih teliti sebelum melakukan transaksi menggunakan ATM.

“Jangan langsung memasukkan kartu begitu saja. Periksa kondisi mesin terlebih dahulu, terutama di area keypad dan slot kartu,” ujarnya, Kamis 28 Mei 2026.

Modus pencurian data melalui kamera tersembunyi dinilai masih efektif karena banyak pengguna ATM kurang memperhatikan kondisi mesin sebelum bertransaksi. Pelaku biasanya menempatkan kamera mini di atas layar, dekat tempat brosur, atau di bagian yang menghadap langsung ke tombol PIN.

Baca Juga  ATM Tidak Keluar Uang Tapi Saldo Berkurang? Jangan Panik, Ini Langkah Harus Dilakukan

Cara Mengenali Kamera Tersembunyi di ATM

Agar tidak menjadi korban kejahatan perbankan, ada beberapa ciri ATM yang perlu diwaspadai.

1. Terdapat Benda Asing di Sekitar Keypad

Nasabah perlu curiga apabila melihat tambahan benda kecil yang tidak biasa di area layar atau papan tombol. Kamera mini sering disamarkan menyerupai bagian mesin ATM sehingga sulit dikenali sekilas.

2. Slot Kartu Terlihat Berbeda

Periksa mulut tempat memasukkan kartu ATM. Jika terlihat terlalu tebal, longgar, atau terdapat lapisan tambahan, kemungkinan terdapat alat skimmer yang dipasang pelaku.

3. Tombol PIN Terasa Tidak Normal

Keypad yang terasa lebih empuk, goyang, atau sulit ditekan patut dicurigai. Pelaku kadang memasang alat tambahan untuk merekam PIN yang dimasukkan pengguna.

4. ATM Berada di Tempat Minim Pengawasan

ATM yang berada di lokasi sepi memiliki risiko lebih tinggi menjadi target kejahatan. Sebaiknya gunakan ATM yang berada di kantor bank, pusat perbelanjaan, atau area dengan pengamanan ketat.

Baca Juga  ATM Tiba-Tiba Terblokir? Ini Penyebab Sering Tidak Disadari Nasabah

Tips Aman Saat Menggunakan ATM

Untuk menghindari pencurian data rekening, masyarakat disarankan menerapkan beberapa langkah berikut:

  • Tutupi keypad menggunakan tangan saat memasukkan PIN.
  • Hindari ATM yang terlihat rusak atau mencurigakan.
  • Ganti PIN ATM secara berkala.
  • Aktifkan notifikasi transaksi dari mobile banking.
  • Segera hubungi pihak bank jika menemukan kejanggalan pada mesin ATM.

Selain itu, nasabah juga diimbau tidak mudah panik saat bertransaksi. Pelaku biasanya memanfaatkan kelengahan korban yang terburu-buru ketika mengambil uang tunai.

Kewaspadaan menjadi langkah paling penting untuk mencegah tindak kejahatan digital di sektor perbankan. Dengan lebih teliti sebelum menggunakan ATM, risiko pencurian data dan pembobolan rekening dapat diminimalkan.

Baca informasi menarik lainnya di JurnalLugas.Com

(Kardi)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait