JurnalLugas.Com – Pemerintah semakin serius memperkuat kualitas industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) menjelang penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib yang akan berlaku efektif pada Oktober 2026.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi nasional untuk memastikan produk air minum yang beredar di masyarakat memenuhi standar keamanan, mutu, dan perlindungan konsumen.
Melalui Kementerian Perindustrian, berbagai program percepatan telah dijalankan, mulai dari pendampingan teknis kepada pelaku usaha, optimalisasi pemanfaatan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), hingga penguatan koordinasi dengan asosiasi industri di berbagai daerah.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menilai penerapan SNI wajib tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan regulasi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan daya saing industri nasional di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
“Standarisasi merupakan fondasi penting dalam menjaga kualitas produk dan kepercayaan konsumen. Industri AMDK memiliki posisi strategis karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Agus dalam keterangannya.
Lima Jenis Produk Masuk Cakupan SNI Wajib
Regulasi yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 62 Tahun 2024 menetapkan lima kategori produk AMDK yang wajib memenuhi standar nasional. Kategori tersebut meliputi air mineral, air demineral, air mineral alami, air minum embun, serta air minum dengan pH tinggi.
Dengan aturan tersebut, setiap produsen dituntut meningkatkan kesiapan teknologi produksi, sistem pengawasan mutu, serta prosedur sertifikasi agar produk yang dipasarkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pemerintah juga mendorong perusahaan untuk melakukan investasi berkelanjutan guna mendukung modernisasi fasilitas produksi dan peningkatan kualitas produk.
Industri Hijau Jadi Fokus Pengembangan
Selain aspek mutu produk, Kemenperin menekankan pentingnya penerapan konsep industri hijau di sektor AMDK. Pengelolaan sumber daya air secara efisien, pengurangan limbah produksi, dan penerapan ekonomi sirkular menjadi bagian dari agenda transformasi industri yang lebih berkelanjutan.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat industri AMDK memiliki keterkaitan langsung dengan pemanfaatan sumber daya alam yang harus dijaga keberlanjutannya untuk generasi mendatang.
“Keberhasilan industri tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari kemampuannya menjaga lingkungan dan menjalankan praktik usaha yang berkelanjutan,” kata Agus.
Pelaku Industri Diberi Pendampingan Intensif
Sebagai bagian dari masa transisi menuju penerapan SNI wajib, pemerintah terus memperluas program pendampingan kepada pelaku usaha. Salah satunya dilakukan melalui Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Banjarbaru yang menggelar bimbingan teknis terkait pendaftaran sertifikat SNI dan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI (SPPT SNI) melalui platform SIINas.
Program tersebut diikuti puluhan perusahaan AMDK dari wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Para peserta memperoleh pemahaman mengenai proses sertifikasi, tata cara pelaporan data industri, hingga berbagai persiapan teknis yang harus dipenuhi sebelum aturan berlaku penuh.
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), Emmy Suryandari, menegaskan bahwa pemerintah akan terus memastikan seluruh pelaku industri memahami mekanisme implementasi regulasi secara menyeluruh.
“Pendampingan dilakukan agar proses transisi berjalan lancar, meningkatkan kepatuhan industri, sekaligus memperkuat data industri nasional yang menjadi dasar penyusunan kebijakan ke depan,” ujarnya.
Penerapan SNI wajib pada sektor AMDK dipandang sebagai momentum penting untuk memperkuat posisi industri dalam negeri. Dengan standar kualitas yang lebih terukur, produk nasional diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas peluang di pasar yang lebih kompetitif.
Kolaborasi antara pemerintah, asosiasi industri, dan pelaku usaha menjadi faktor utama agar proses implementasi berjalan efektif dan memberikan manfaat jangka panjang bagi industri maupun masyarakat.
Baca berita industri, ekonomi, dan kebijakan nasional terbaru hanya di JurnalLugas.Com
(Endarto)






