JurnalLugas.Com – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) resmi beroperasi sebagai Grup Keuangan Terintegrasi setelah menyelesaikan proses pengambilalihan saham tiga entitas jasa keuangan.
Tiga perusahaan yang kini masuk dalam struktur Maybank Indonesia adalah PT Maybank Sekuritas Indonesia, PT Maybank Asset Management, dan PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia.
Penyelesaian transaksi tersebut sekaligus merealisasikan posisi Maybank Indonesia sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) Operasional yang sebelumnya telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dengan struktur baru ini, Maybank Indonesia tidak hanya mengandalkan bisnis perbankan. Ekosistemnya kini mencakup layanan sekuritas, manajemen aset, asuransi hingga pembiayaan.
Secara keseluruhan, Grup Keuangan Terintegrasi Maybank Indonesia mencakup lima entitas, yakni Maybank Sekuritas Indonesia, Maybank Asset Management, Asuransi Etiqa, Maybank Finance, serta Wahana Ottomitra Multiartha (WOM Finance).
Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, menilai penyelesaian proses tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat kemampuan perseroan dalam memberikan layanan finansial kepada nasabah.
Menurut Steffano, penggabungan berbagai kapabilitas dalam satu ekosistem membuat nasabah berpeluang memperoleh layanan yang lebih luas, mulai dari perbankan, investasi, pengelolaan kekayaan, asuransi hingga pembiayaan nonbank.
Langkah tersebut juga membuka ruang lebih besar bagi setiap entitas untuk saling memanfaatkan keahlian dan jaringan yang dimiliki. Dengan begitu, integrasi tidak sekadar mengubah struktur kepemilikan, tetapi diarahkan untuk memperkuat sinergi bisnis di dalam grup.
Perbankan hingga Asuransi dalam Satu Ekosistem
Masuknya tiga entitas baru membuat cakupan bisnis Maybank Indonesia semakin luas.
Maybank Sekuritas Indonesia memperkuat lini pasar modal dan investasi. Maybank Asset Management berada di sektor pengelolaan aset, sedangkan Asuransi Etiqa memperluas layanan ke bidang perlindungan dan asuransi.
Di sisi lain, Maybank Finance dan WOM Finance melengkapi ekosistem melalui layanan pembiayaan.
Struktur tersebut memungkinkan Maybank Indonesia membangun hubungan layanan yang lebih terhubung antara kebutuhan perbankan dan produk keuangan lainnya. Strategi ini terutama diarahkan untuk memberikan pilihan yang lebih lengkap bagi nasabah individu maupun korporasi.
Pembentukan PIKK Operasional juga menjadi bagian dari penataan struktur konglomerasi keuangan Maybank di Indonesia. Sebelumnya, pemegang saham telah menyetujui pengambilalihan tiga entitas tersebut dalam RUPSLB yang digelar pada Juni 2026.
Setelah proses dan persetujuan regulator diselesaikan, struktur baru tersebut kini resmi berjalan.
Bagi BNII, perubahan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat bisnis jasa keuangan nonbank sekaligus meningkatkan sinergi dengan bisnis perbankan.
Maybank Indonesia juga memiliki dukungan jaringan regional Maybank Group di kawasan ASEAN. Konektivitas tersebut menjadi tambahan bagi perseroan untuk menawarkan solusi finansial yang tidak hanya terbatas pada pasar Indonesia.
Dengan selesainya pengambilalihan saham, BNII kini memiliki posisi yang lebih luas sebagai pusat ekosistem jasa keuangan Maybank di Indonesia.
Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com
(Hans)






