Free Float Belum Aman, Kalbe Buka Opsi Delisting Saham EPMT

JurnalLugas.Com – PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) membuka kemungkinan melakukan delisting terhadap saham anak usahanya, PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT), jika persoalan porsi saham publik tidak dapat diselesaikan sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Saat ini, kepemilikan KLBF di EPMT masih mencapai 92,47 persen, sedangkan saham yang beredar di publik sekitar 7,53 persen. Komposisi tersebut membuat EPMT belum memenuhi ketentuan terbaru mengenai batas minimal free float.

Bacaan Lainnya

Direktur Kalbe Farma Kartika Setiabudy mengatakan EPMT menjadi salah satu anak usaha yang masih harus menyesuaikan kepemilikan saham publik dengan aturan baru.

Baca Juga  21 Perusahaan dalam Pipeline IPO Bursa Efek Indonesia

KLBF kini lebih dulu mengkaji cara meningkatkan porsi saham yang dimiliki publik. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah melepas sebagian kepemilikan kepada pihak eksternal agar jumlah saham beredar di masyarakat meningkat.

Namun, apabila langkah tersebut sulit dilakukan, Kalbe mulai membuka opsi yang lebih besar, yakni mengeluarkan EPMT dari Bursa Efek Indonesia.

“Delisting juga sedang kami jajaki jika penambahan free float sulit dilakukan,” kata Kartika dalam Public Expose Live 2026, Jumat (11/9).

Berdasarkan ketentuan terbaru BEI yang dikutip dalam laporan tersebut, emiten dengan kriteria kapitalisasi pasar tertentu harus memenuhi free float minimal 12,5 persen paling lambat 31 Maret 2027. Batas tersebut kemudian meningkat menjadi minimal 15 persen pada 31 Maret 2028.

Meski opsi delisting sudah masuk dalam pembahasan, Kalbe menegaskan belum mengambil keputusan final. Perseroan masih mengevaluasi sejumlah alternatif agar EPMT dapat memenuhi ketentuan pasar modal sesuai tenggat yang ditetapkan.

Perkembangan ini membuat langkah Kalbe terhadap EPMT menjadi perhatian investor. Perseroan harus menentukan strategi antara menambah porsi saham publik atau mengambil opsi lain jika target free float tidak dapat dicapai.

Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com

(Hans)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait