Argo Bromo Melaju 114 Km/Jam, Emergency Brake Aktif 275 Meter Sebelum Tabrak KA 5568A Commuter Line

JurnalLugas.Com – Temuan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap detik-detik sebelum KA 4B Argo Bromo Anggrek menabrak KA 5568A Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.

Data perjalanan kereta menunjukkan Argo Bromo Anggrek melaju dengan kecepatan 114 km/jam sebelum kecelakaan terjadi pada 27 April 2026.

Bacaan Lainnya

Kecepatan tersebut masih di bawah batas maksimum 120 km/jam untuk lintas Jatinegara-Cikarang. Namun, ketika pengereman mulai dilakukan, kereta masih melaju 108 km/jam.

Pengereman berlangsung bertahap. Masinis lebih dulu menggunakan service brake, mulai dari tingkat minimum hingga full service. Setelah itu, sistem emergency brake diaktifkan.

Baca Juga  Pangeran Al-Waleed bin Khalid Sleeping Prince Meninggal Dunia Usai 19 Tahun Koma Dunia Arab Berduka

KNKT mencatat pengereman pelayanan berlangsung selama 37 detik. Sementara pengereman darurat berlangsung sekitar 25 detik.

Emergency Brake Aktif 275 Meter Sebelum Tabrakan

Bagian penting dalam temuan KNKT adalah jarak saat emergency brake mulai digunakan. Pengereman darurat diaktifkan ketika kecepatan KA sudah turun menjadi 78 km/jam, sekitar 275 meter sebelum titik tabrakan.

KNKT mencatat pertimbangan masinis terhadap kondisi lintasan yang masih berada di jalur lengkung.

“Emergency brake pada kecepatan tinggi di jalur lengkung berpotensi menyebabkan jackknife derailment,” tulis KNKT dalam laporannya.

Setelah benturan dengan KA 5568A, Argo Bromo Anggrek masih bergerak sejauh 26 meter sebelum akhirnya berhenti.

Kecelakaan di Jalur I Stasiun Bekasi Timur, Daop 1 Jakarta, tersebut menewaskan 16 orang dan menyebabkan 91 orang lainnya terluka.

Data akselerometer lokomotif pada saat benturan juga menunjukkan kondisi tidak terbaca. KNKT menjelaskan, sensor mengalami efek gaya benturan yang melampaui batas pengukurannya.

Temuan kecepatan dan pola pengereman tersebut menjadi bagian dari investigasi KNKT untuk mengurai rangkaian kejadian sebelum tabrakan Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur.

Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com

(Bowo)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait