Tanda Asam Urat Tinggi Muncul Saat Bangun Tidur, Jangan Diabaikan

JurnalLugas.Com — Bangun tidur seharusnya menjadi waktu tubuh kembali siap beraktivitas. Namun, sebagian orang justru merasakan nyeri pada persendian, terutama di bagian jempol kaki, pergelangan kaki atau lutut.

Keluhan tersebut kerap dikaitkan dengan asam urat. Meski begitu, perlu dipahami bahwa kadar asam urat tinggi tidak selalu menimbulkan gejala. Masalah biasanya muncul ketika asam urat membentuk kristal yang kemudian memicu peradangan pada persendian.

Bacaan Lainnya

Mayo Clinic menjelaskan bahwa kadar asam urat yang tinggi tidak selalu menimbulkan gejala. Karena itu, rasa tidak nyaman setelah bangun tidur tidak bisa langsung dijadikan patokan seseorang pasti mengalami asam urat tinggi.

Nyeri Sendi Saat Bangun Tidur

Salah satu tanda yang perlu diperhatikan adalah nyeri sendi yang muncul secara tiba-tiba dan terasa cukup kuat. Pada serangan gout, keluhan paling sering mengenai pangkal jempol kaki, tetapi dapat pula menyerang pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan hingga jari tangan.

Serangan bahkan dapat mulai terjadi pada malam hari sehingga rasa sakit masih terasa ketika seseorang bangun pada pagi hari. Nyeri akibat gout biasanya berkembang cepat dan dapat disertai rasa sangat sensitif pada bagian sendi yang terkena.

Baca Juga  10 Tanda Asam Urat Tinggi yang Wajib Diwaspadai

Sendi Terasa Panas, Bengkak dan Kemerahan

Selain nyeri, persendian yang mengalami serangan gout dapat terlihat bengkak, terasa hangat dan menjadi sangat sensitif ketika disentuh.

Kondisi ini berbeda dengan sekadar pegal setelah tidur. Jika bagian sendi tertentu terasa panas, membengkak dan sakit ketika digunakan untuk berjalan atau bergerak, keluhan tersebut sebaiknya tidak diabaikan.

NHS menyebut serangan gout umumnya ditandai nyeri hebat yang muncul mendadak, terutama pada jempol kaki, disertai kulit di sekitar sendi yang panas, bengkak dan kemerahan.

Kaki Sulit Digerakkan Setelah Bangun

Tanda lainnya adalah gerakan sendi menjadi terbatas. Ketika serangan terjadi, rasa sakit dan pembengkakan dapat membuat seseorang kesulitan menapak atau menggerakkan bagian tubuh yang terkena.

Kondisi seperti ini perlu dibedakan dari kekakuan biasa setelah tidur. Kekakuan sendi dapat memiliki banyak penyebab dan tidak otomatis berarti kadar asam urat sedang tinggi.

Jangan Hanya Mengandalkan Gejala

Hal penting yang sering terlewat adalah membedakan kadar asam urat tinggi dengan serangan gout. Seseorang bisa memiliki kadar asam urat tinggi tanpa mengalami gejala, sedangkan serangan gout terjadi ketika kristal urat memicu peradangan pada sendi.

Baca Juga  Apakah Asam Urat Bisa Sembuh? Ini Penjelasan Medis

Karena itu, nyeri jempol kaki atau persendian ketika bangun tidur sebaiknya tidak langsung disimpulkan sebagai asam urat. Pemeriksaan medis diperlukan, terutama bila keluhan muncul berulang, semakin berat atau mengganggu aktivitas.

Jika nyeri sendi datang mendadak dengan pembengkakan dan terasa sangat panas, terlebih disertai demam, pemeriksaan segera diperlukan karena kondisi tersebut juga dapat berkaitan dengan infeksi pada sendi.

Tubuh yang terasa sakit ketika baru bangun tidur merupakan sinyal yang perlu diperhatikan, bukan langsung diberi label sebagai asam urat. Mengenali pola nyeri, lokasi keluhan, pembengkakan dan perubahan pada sendi dapat membantu menentukan langkah pemeriksaan berikutnya.

Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com

(Wening)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait