JurnalLugas.Com — Stroke bukan kondisi yang bisa ditunggu sampai gejalanya mereda. Dalam situasi ini, waktu menjadi bagian penting dari penanganan karena semakin cepat pasien mendapatkan pertolongan, semakin besar peluang jaringan otak yang masih bisa diselamatkan.
Istilah golden period stroke atau masa emas stroke merujuk pada periode awal setelah gejala muncul ketika penanganan medis harus dilakukan secepat mungkin.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut waktu sebagai faktor penting dalam penanganan stroke karena terapi pada fase awal dapat memengaruhi hasil pemulihan.
Salah satu batas waktu yang sering menjadi perhatian adalah 4,5 jam sejak gejala stroke mulai muncul, khususnya pada stroke iskemik tertentu yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan obat penghancur bekuan darah.
American Stroke Association menjelaskan, terapi trombolisis seperti alteplase atau tenecteplase dapat diberikan kepada pasien yang sesuai kriteria dalam jangka waktu tersebut.
Mengapa golden period stroke sangat penting?
Stroke terjadi ketika aliran darah ke bagian otak terganggu. Pada stroke iskemik, penyumbatan pembuluh darah membuat bagian otak kekurangan pasokan darah dan oksigen.
Karena itu, keterlambatan membawa pasien ke fasilitas kesehatan dapat mengurangi kesempatan memperoleh penanganan tertentu yang sensitif terhadap waktu.
WHO menekankan bahwa beberapa jam pertama merupakan fase kritis. Penanganan yang cepat dan terorganisasi dapat membantu menyelamatkan jaringan otak yang masih dapat dipertahankan serta mengurangi risiko kecacatan dan kematian.
Seorang dokter atau tenaga medis mungkin akan menekankan satu hal sederhana kepada keluarga pasien: jangan menunggu gejala stroke hilang sendiri.
Kenali tanda stroke sejak awal
Golden period tidak akan berarti jika gejalanya terlambat dikenali.
Tanda stroke dapat muncul secara tiba-tiba. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain wajah terlihat menurun pada satu sisi, kelemahan atau mati rasa pada lengan maupun kaki terutama di satu sisi tubuh, gangguan bicara atau sulit memahami pembicaraan, gangguan penglihatan, pusing atau kehilangan keseimbangan, serta sakit kepala berat yang muncul tanpa penyebab jelas.
Ketika gejala tersebut muncul, keluarga sebaiknya segera mencari pertolongan medis. Catat kapan gejala pertama kali terlihat karena informasi tersebut penting bagi dokter dalam menentukan pilihan penanganan.
American Stroke Association juga menekankan bahwa waktu awal munculnya gejala merupakan informasi penting dalam menentukan terapi stroke.
Jangan menganggap stroke bisa ditunggu
Kesalahan yang sering terjadi adalah menunggu beberapa saat dengan harapan kondisi membaik. Padahal, stroke merupakan keadaan darurat medis.
Tidak semua stroke memiliki jenis dan penanganan yang sama. Stroke akibat sumbatan pembuluh darah memiliki pendekatan berbeda dengan stroke akibat pecahnya pembuluh darah. Karena itu, pemeriksaan medis dan pencitraan otak diperlukan untuk menentukan jenis stroke sebelum terapi diberikan.
Selain terapi melalui obat pada pasien yang memenuhi syarat, sebagian pasien dengan penyumbatan pembuluh darah besar dapat dipertimbangkan untuk menjalani mechanical thrombectomy, yakni prosedur untuk mengambil bekuan darah dari pembuluh otak.
Pada pasien tertentu, tindakan ini masih dapat dilakukan dalam jangka waktu lebih panjang, bahkan hingga 24 jam, berdasarkan kondisi klinis dan hasil pemeriksaan pencitraan.
Artinya, lewat dari 4,5 jam bukan berarti pasien harus berhenti mencari pertolongan. Pasien stroke tetap harus segera dibawa ke rumah sakit, karena pilihan terapi bergantung pada jenis stroke, kondisi pasien, waktu terakhir diketahui normal, dan hasil pemeriksaan.
Golden period dimulai dari rumah
Penanganan stroke sebenarnya dimulai sejak keluarga mengenali gejalanya.
Jangan menghabiskan waktu untuk mencoba mengobati sendiri atau menunggu keadaan membaik. Segera cari layanan kegawatdaruratan dan sampaikan kepada petugas kapan pasien terakhir terlihat dalam kondisi normal.
Semakin cepat informasi diterima dan pasien menjalani pemeriksaan, semakin cepat pula tim medis dapat menentukan langkah berikutnya.
Stroke memang dapat meninggalkan dampak panjang, tetapi pemulihan tidak berhenti setelah fase darurat berlalu. Rehabilitasi yang dimulai sedini mungkin dan disesuaikan dengan kondisi pasien menjadi bagian penting dalam proses mengembalikan kemampuan bergerak, berbicara, beraktivitas, dan menjalani kehidupan sehari-hari.
Pesan dari golden period stroke sangat sederhana: kenali gejalanya, catat waktunya, dan jangan menunda pertolongan medis.
Dalam kasus stroke, beberapa menit yang dianggap sepele di rumah dapat menjadi bagian penting dari perjalanan pemulihan pasien.
Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com
JurnalLugas.Com
(Wening)






