Iran Tak Gentar Hadapi Amerika, Ghalibaf Tegaskan Siap Tempur dan Berunding

JurnalLugas.Com – Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan Teheran tidak gentar menghadapi tekanan maupun tindakan Amerika Serikat.

Iran, menurutnya, tetap membuka dua pilihan sekaligus, yakni menghadapi konflik secara militer atau menempuh jalur diplomasi.

Bacaan Lainnya

Pernyataan itu disampaikan Ghalibaf dalam sidang parlemen Iran pada Minggu, 4 Oktober 2026. Ia menyebut Iran memiliki kekuatan untuk menghadapi lawan di medan tempur, tetapi tetap menggunakan diplomasi untuk memperjuangkan kepentingan negaranya.

“Kami siap menghadapi mereka dengan seluruh kekuatan dan kejutan baru. Diplomasi tetap digunakan untuk memperjuangkan hak rakyat Iran,” kata Ghalibaf, seperti dikutip dari kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim.

Menurut Ghalibaf, Amerika Serikat telah menyampaikan sejumlah usulan melalui mediator setelah Iran mengajukan peta jalan selama tujuh hari untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Namun, Teheran belum mengubah sikapnya. Iran menyatakan Selat Hormuz tidak akan dibuka kembali sebelum tujuh tuntutan yang menjadi bagian dari kerangka kesepakatan Memorandum Islamabad pada Juni dipenuhi.

Sebelumnya, Iran juga telah menyampaikan sejumlah syarat kepada Amerika Serikat melalui mediator Qatar. Persyaratan tersebut diajukan untuk mengakhiri perang yang disebut dimulai pada 28 Februari.

Tuntutan Iran antara lain penghentian seluruh permusuhan di berbagai lini, pencairan aset atau dana Iran yang dibekukan, serta penghentian blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Sikap terbaru Ghalibaf menunjukkan Teheran masih menempatkan kekuatan militer dan diplomasi sebagai dua jalur yang berjalan bersamaan.

Iran tidak menutup ruang perundingan, tetapi tetap mempertahankan sejumlah syarat sebelum mengambil langkah lebih lanjut terkait Selat Hormuz.

Baca berita lainnya hanya di JurnalLugas.Com.
JurnalLugas.Com

(Handoko)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  IRGC Kuasai 2.000 Km Garis Pantai, Ini Aturan Iran Atas Selat Hormuz

Pos terkait