Said Iqbal, Buruh Siap Bergerak Jika Pemerintahan Prabowo Diganggu

JurnalLugas.Com – Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyatakan kaum buruh siap bergerak apabila ada pihak yang berupaya menjatuhkan atau mengganggu pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan itu disampaikan Said dalam deklarasi ikrar menjaga persatuan Indonesia dan Presiden Prabowo di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (7/11/2026).

Bacaan Lainnya

Said mengatakan buruh akan berada di barisan depan jika muncul kelompok dari dalam maupun luar negeri yang berupaya menggoyang kepemimpinan Prabowo.

“Kami berada di depan Prabowo Subianto,” kata Said.

Ia menjelaskan, jaringan serikat pekerja memiliki anggota di berbagai kabupaten dan kota. Menurutnya, keberadaan anggota di kawasan industri memungkinkan buruh bergerak apabila muncul kerusuhan atau gangguan terhadap persatuan nasional.

“Kami bisa gerakkan di setiap kabupaten/kota,” ujarnya.

Namun, Said membedakan secara tegas antara gerakan buruh untuk menghadapi kerusuhan dengan aksi demonstrasi yang merupakan bagian dari penyampaian pendapat.

“Kerusuhan, bukan demonstrasi,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat tetap memiliki hak untuk melakukan unjuk rasa selama mengikuti ketentuan hukum.

“Demonstrasi unjuk rasa boleh, sepanjang sesuai aturan undang-undang,” sambung Said.

Said Sebut Kebijakan Prabowo Sejalan dengan Perjuangan Buruh

Dukungan Partai Buruh terhadap pemerintahan Prabowo, menurut Said, tidak terlepas dari penilaiannya terhadap sejumlah kebijakan pemerintah.

Ia menyebut sikap pemerintah yang dinilainya menolak neoliberalisme menjadi salah satu alasan buruh menyatakan dukungan.

Said juga menyinggung komitmen kenaikan upah setiap tahun serta hubungan pemerintah dengan kalangan pengusaha.

Dalam pernyataannya, Said menyebut buruh, petani, nelayan, dan kelompok pekerja lainnya berada dalam barisan pendukung Prabowo.

Ia menilai kebijakan pemerintah menjadi salah satu dasar bagi kelompok pekerja untuk menyatakan dukungan tersebut.

Partai Buruh Siap Kerahkan Massa Lebih Besar

Said menegaskan deklarasi dukungan itu disampaikan dalam kapasitasnya sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Presiden Partai Buruh, bukan karena jabatan di pemerintahan.

Ia menyatakan organisasinya siap mengerahkan massa aksi lebih besar di berbagai daerah apabila terdapat pihak yang berupaya menjatuhkan pemerintahan yang sah dan mengganggu persatuan Indonesia.

Di akhir pernyataannya, Said menegaskan bahwa persatuan nasional menjadi hal yang ingin dijaga melalui deklarasi tersebut.

“Yang penting adalah persatuan Indonesia,” pungkasnya.

Pernyataan Said sekaligus memperlihatkan posisi Partai Buruh dalam menyikapi dinamika politik nasional.

Di satu sisi, organisasi tersebut menyatakan dukungan terhadap pemerintahan Prabowo.

Di sisi lain, Said tetap mengakui demonstrasi sebagai hak masyarakat selama dilakukan sesuai aturan perundang-undangan.

Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com

(Soefriyanto news)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Kepuasan Publik Prabowo-Gibran Anjlok Jadi 37 Persen, Mahfud MD Bongkar Penyebabnya

Pos terkait