JurnalLugas.Com – PT NETA Auto Indonesia, sebagai distributor resmi merek Neta di Indonesia, telah memulai produksi lokal mobil listrik Neta V-II. Proses produksi ini dilakukan di pabrik PT Handal Indonesia Motor yang berlokasi di Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat.
Pada Sabtu, 01 Juni 2024, Co-founder & Co-President of Neta Auto, Kong FanLong, menyatakan bahwa produksi massal mobil listrik Neta V-II telah dimulai secara Completely Knocked Down (CKD).
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia, PT Handal Indonesia Motor, serta partner dan rekan-rekan yang telah mendukung upaya kami dalam berkomitmen menghadirkan mobil listrik dengan teknologi canggih, premium, dan berkualitas secara lokal,” ujarnya.
Langkah ini menandai babak baru bagi perusahaan asal China tersebut di Indonesia. Produksi lokal ini diharapkan dapat memperkuat posisi Neta di pasar sekaligus berkontribusi pada perkembangan industri otomotif dalam negeri.
Acara peresmian ini diawali dengan penandatanganan kerjasama strategis antara PT NETA Auto Indonesia dan PT Handal Indonesia Motor, simbol komitmen kedua perusahaan dalam menghadirkan kendaraan listrik berkualitas dengan sentuhan produksi lokal. Proses peresmian ini juga menampilkan prosesi perakitan mobil listrik NETA V-II secara simbolis dari tahap awal hingga tahap akhir.
“Pencapaian ini menjadi langkah konkret NETA dalam memenuhi regulasi pemerintah terkait penggunaan komponen lokal, serta mendorong perkembangan industri komponen dalam negeri,” tambah Kong FanLong.
Mobil listrik Neta V-II memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 44 persen, didukung oleh PT Gotion Green Energy Solutions Indonesia yang menyediakan baterai Lithium Ferro-Phosphate (LFP) yang ramah lingkungan. “Kami berharap pabrik ini dapat menjadi basis produksi untuk mendukung ekspor produk NETA dari Indonesia ke seluruh dunia,” tambahnya.
Acara ini dihadiri oleh manajemen PT NETA Auto Indonesia, perwakilan dari NETA Auto Overseas, serta PT Handal Indonesia Motor. Dukungan penuh diberikan oleh pihak-pihak tersebut untuk inisiatif produksi lokal ini.






