JurnalLugas.Com — Harga emas batangan produksi PT Antam Tbk mengalami penurunan tajam pada perdagangan Sabtu, 16 Mei 2026. Berdasarkan pemantauan di Logam Mulia, pagi, harga emas Antam turun Rp50.000 per gram.
Sebelumnya emas Antam diperdagangkan di level Rp2.819.000 per gram, namun hari ini terkoreksi menjadi Rp2.769.000 per gram. Penurunan tersebut juga diikuti melemahnya harga buyback atau pembelian kembali.
Harga buyback emas Antam kini berada di angka Rp2.576.000 per gram. Nilai buyback merupakan harga yang digunakan ketika konsumen menjual kembali emas batangan ke pihak Antam.
Pergerakan harga emas domestik umumnya dipengaruhi fluktuasi harga emas global, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, hingga sentimen ekonomi internasional yang memengaruhi pasar logam mulia.
Pihak Logam Mulia juga mengingatkan bahwa harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika perdagangan pasar.
Selain perubahan harga, transaksi emas batangan turut dikenakan ketentuan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.
Untuk penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal di atas Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan atau PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP.
Pajak tersebut langsung dipotong dari total nilai buyback yang diterima konsumen.
Sementara untuk pembelian emas batangan, konsumen juga dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP.
Berikut rincian harga emas Antam terbaru di Logam Mulia:
- 0,5 gram: Rp1.434.500
- 1 gram: Rp2.769.000
- 2 gram: Rp5.478.000
- 3 gram: Rp8.192.000
- 5 gram: Rp13.620.000
- 10 gram: Rp27.850.000
- 25 gram: Rp67.837.000
- 50 gram: Rp135.595.000
- 100 gram: Rp271.112.000
- 250 gram: Rp677.515.000
- 500 gram: Rp1.354.820.000
- 1.000 gram: Rp2.709.600.000
Setiap transaksi pembelian emas batangan akan disertai bukti potong PPh 22 sesuai aturan perpajakan yang berlaku.
Meski harga emas mengalami koreksi cukup dalam hari ini, logam mulia masih menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat karena dianggap aman dalam jangka panjang.
Analis pasar memperkirakan volatilitas harga emas masih akan berlangsung seiring perkembangan kebijakan ekonomi global dan pergerakan suku bunga internasional.
Baca berita ekonomi dan update harga emas terbaru lainnya di JurnalLugas.Com
(Endarto)






