JurnalLugas.Com – PT Mora Telematika Indonesia Tbk atau Moratelindo (MORA), emiten menara telekomunikasi, telah merencanakan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp1 triliun untuk tahun 2024. Hingga saat ini, perusahaan telah menyerap sekitar 30 persen dari total dana tersebut.
“Perseroan mempersiapkan capex pada 2024 sekitar Rp1 triliun,” ujar manajemen MORA dalam paparan publik yang disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (15/6).
Manajemen Moratelindo menjelaskan bahwa anggaran capex tersebut akan berasal dari berbagai sumber, termasuk penerbitan sukuk, pinjaman bank, dan pembiayaan dari institusi keuangan lainnya.
“Capex ini akan digunakan untuk ekspansi jaringan backbone dan lastmile, pengembangan jaringan FTTH, peningkatan kapasitas, serta pembangunan pusat data (data center),” jelasnya.
Sejauh ini, perusahaan telah menyerap sekitar 30 persen dari total capex yang dianggarkan, yang berarti sekitar Rp300 miliar sudah digunakan.
“Perseroan saat ini sedang dalam proses pengembangan pusat data di Batam dan pengembangan jaringan Jakarta-Singapura serta peningkatan kapasitas,” tambah manajemen.
Selain itu, perusahaan juga terus mengembangkan bisnis FTTH (Fiber To The Home) untuk segmen ritel melalui merek Oxygen.id. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perseroan dalam jangka panjang.
Sebagai informasi tambahan, saham Moratelindo ditutup stagnan di posisi 440 pada penutupan perdagangan Jumat (14/6).






