JurnalLugas.Com – Fisker, perusahaan otomotif asal Amerika Serikat (AS), kini menghadapi masalah serius dengan penarikan kembali (recall) sebanyak 12.523 unit crossover Ocean EV di Eropa dan Amerika Utara. Penarikan kembali ini menyusul kondisi perusahaan yang telah dinyatakan bangkrut, menambah beban bagi para pemilik kendaraan.
Penarikan kembali yang diumumkan pada Sabtu, 29 Juni 2024, ini mencakup model Ocean EV produksi tahun 2023 dan 2024. Masalah utama yang ditemukan adalah pada gagang pintu luar kendaraan. Menurut perusahaan, gagang pintu ini bisa mengalami kemacetan akibat mekanisme yang tidak berfungsi dengan baik.
Dalam proses penarikan kembali ini, teknisi akan memeriksa keempat gagang pintu samping kendaraan menggunakan alat khusus yang disediakan oleh pemasok gagang pintu. Setiap gagang pintu yang tidak memenuhi standar keselamatan dan operasi akan diganti.
Meskipun Fisker memperkirakan hanya sekitar 2,5 persen dari seluruh kendaraan Ocean yang memiliki masalah pada gagang pintu, perusahaan memutuskan untuk melakukan penarikan yang lebih luas demi memastikan keamanan dan aksesibilitas bagi semua penumpang.
Transport Canada dan National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) sedang dalam proses menyebarkan pemberitahuan penarikan kembali ini di situs web mereka, dengan informasi lebih lanjut yang diharapkan segera tersedia. Selain itu, perusahaan akan memberitahukan para pemilik kendaraan secara spesifik pada 30 Agustus mendatang.
Dalam situasi ini, pelanggan disarankan untuk bertindak cepat mengingat status kebangkrutan Fisker dan rencana perusahaan untuk menjual asetnya. Dari total kendaraan yang terkena dampak, 8.204 unit berada di Amerika Serikat, 3.806 unit di Eropa, dan 513 unit di Kanada.






