JurnalLugas.Com – Pertamina tidak melakukan perubahan harga BBM baik untuk jenis subsidi maupun non-subsidi. Harga BBM seperti Pertalite dan Pertamax tetap sama seperti sebelumnya. Hal ini diumumkan secara resmi melalui laman Pertamina.
Sebaliknya, perusahaan BBM lain seperti Shell dan BP-AKR justru menurunkan harga produk mereka. Penurunan harga ini terjadi seiring dengan melemahnya harga minyak dunia.
Penurunan Harga BBM di Shell
Mulai 1 Juni 2024, harga BBM Shell Super di Jakarta turun menjadi Rp14.580 per liter dari sebelumnya Rp15.530 per liter. Shell V-Power juga mengalami penurunan harga dari Rp16.350 per liter menjadi Rp15.400 per liter.
Penurunan Harga BBM di BP-AKR
BP-AKR mengikuti tren penurunan harga dengan menurunkan harga BBM BP 92 menjadi Rp14.500 per liter dari sebelumnya Rp14.900 per liter. Selain itu, BP Ultimate turun dari Rp16.350 per liter menjadi Rp15.400 per liter.
Usulan Kenaikan Tarif BBM Subsidi
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, menyampaikan adanya usulan kenaikan tarif BBM subsidi pada Jumat, 28 Juni 2024. Usulan ini muncul karena adanya kenaikan harga minyak dunia yang meningkatkan jarak antara nilai keekonomian BBM subsidi. Namun, pemerintah belum melakukan evaluasi terkait usulan penyesuaian harga tersebut.
Arifin menjelaskan bahwa usulan kenaikan hanya berlaku untuk BBM subsidi, sementara untuk BBM non-subsidi belum ada usulan serupa.
Daftar Harga BBM per 29 Juni 2024
Pertamina
Pertamax: Rp12.950/liter
Pertamax Green 95: Rp13.900/liter
Pertamax Turbo: Rp14.400/liter
Dexlite: Rp14.550/liter
Pertamina Dex: Rp15.100/liter
Shell
Shell Super: Rp14.580/liter
Shell V-Power: Rp15.400/liter
Shell V-Power Nitro+: Rp15.630/liter
Shell V-Power Diesel: Rp15.340/liter
BP-AKR
BP 92: Rp14.500/liter
BP Ultimate: Rp15.400/liter
BP Diesel: Rp15.340/liter
Dengan adanya perubahan ini, konsumen dapat memilih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing, sambil tetap memperhatikan dinamika harga yang terjadi di pasar BBM.






